Bogor (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu.Pertemuan ini digelar untuk membahas agenda strategis terkait penertiban kawasan hutan dan pertambangan ilegal.Dalam keterangan resmi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan membahas hasil kerja dan rencana tindak lanjut Satgas Penertiban Kawasan Hutan, penertiban kawasan pertambangan, serta konsekuensi hukum atas berbagai pelanggaran dan aktivitas ilegal di kedua sektor tersebut.Pertemuan juga menyoroti penanganan sejumlah kawasan ilegal yang selama ini sulit dijangkau aparat, termasuk upaya koordinasi lintas kementerian/lembaga untuk mempercepat penertiban.Menurut Seskab Teddy, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam menjalankan amanat konstitusi.“Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ujar Teddy.Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Ketua PPATK Ivan Yustiavandana.Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menegakkan hukum dan meningkatkan pengawasan atas pemanfaatan sumber daya alam, serta memastikan seluruh aktivitas di sektor kehutanan dan pertambangan berjalan sesuai aturan. (P3)