Jakarta (buseronline.com) - Pengungkapan kasus sindikat jual-beli anak bermodus adopsi ilegal yang terkuak lewat penculikan balita di Makassar kini memasuki tahap investigasi gabungan.Dilansir dari laman Humas Polri, Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri memastikan turun tangan memberikan asistensi penuh, mengingat jaringan pelaku diduga beroperasi lintas provinsi.Direktur PPA-PPO Bareskrim Brigjen Pol Nurul Azizah mengonfirmasi bahwa tim gabungan tengah dipersiapkan untuk menindaklanjuti temuan awal di lapangan.“Benar, kami melakukan asistensi dan back up. Saat ini sedang dipersiapkan joint investigation,” ujarnya, Sabtu.Nurul menambahkan bahwa seluruh informasi yang ditemukan masih dalam pendalaman intensif. Hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik apabila ada perkembangan signifikan.Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkap bahwa jaringan pelaku penculikan B berkaitan dengan praktik jual-beli anak di sejumlah daerah.Para tersangka diduga terlibat dalam kasus serupa di Bali, Jawa Tengah, Jambi, hingga Kepulauan Riau.“Tersangka telah memberikan keterangan terkait beberapa TKP lain, termasuk di wilayah Bali, Jateng, Jambi, dan Kepri,” ungkapnya, Kamis.Djuhandhani menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan bersama Bareskrim mengingat kompleksitas kasus yang melibatkan banyak wilayah.“Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat melalui penegakan hukum,” tutupnya. (R)