Bandung (buseronline.com) - Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri resmi menutup kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat.Dilansir dari laman Humas Polri, penutupan dilakukan setelah seluruh rangkaian agenda selesai, termasuk diskusi tematik dan pembentukan kelompok kerja.Rakernis tahun ini berfokus pada identifikasi persoalan di lapangan serta evaluasi berbagai peralatan yang telah disebarkan ke wilayah.Evaluasi dilakukan untuk memastikan efektivitas dan optimalisasi pemanfaatan sarana pendukung tugas kepolisian.“Kami mengadakan kegiatan diskusi dan membentuk kelompok berdasarkan permasalahan di lapangan. Selain itu, kami juga mengevaluasi peralatan yang selama ini digunakan di wilayah agar bisa dilakukan pemberdayaan secara lebih baik,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, Kamis.Salah satu agenda utama dalam Rakernis kali ini adalah penguatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), yang menjadi salah satu prioritas Korlantas Polri.Untuk itu, pihaknya turut melibatkan pihak ketiga atau vendor pengada guna berkolaborasi mengembangkan dan menyempurnakan sistem tersebut.“Alhamdulillah, dalam kegiatan ini kami juga mengundang pihak ketiga untuk berdiskusi dan berkolaborasi. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut agar pengembangan ETLE bisa lebih efektif,” katanya.Selain ETLE, Rakernis juga memfokuskan pembahasan pada kesiapan menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Brigjen Pol Faizal menegaskan agar seluruh jajaran mulai mempersiapkan langkah-langkah pengamanan sejak dini.Operasi Zebra disebut akan menjadi tahap awal penertiban masyarakat menjelang liburan akhir tahun.“Kami mengingatkan rekan-rekan di wilayah agar menyiapkan segala sesuatu sejak sekarang untuk mendukung kelancaran pengamanan Nataru,” tegasnya.Menutup kegiatan, Brigjen Pol Faizal juga menegaskan komitmen Korlantas dalam memperkuat program “Polantas Menyapa”, yang bertujuan meningkatkan kedekatan dan kehadiran Polantas di tengah masyarakat melalui pendekatan preventif dan represif.“Harapan kami, melalui kegiatan ini, seluruh peserta dapat membawa manfaat bagi wilayahnya masing-masing. Ke depan, semoga Polantas semakin dicintai dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya. (R)