Jakarta (buseronline.com) - Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar rapat perdana di Kantor Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah langkah progresif dibahas sebagai bagian dari upaya mempercepat reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).Dilansir dari laman Humas Polri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri sejak awal selalu terbuka terhadap kritik, masukan, dan evaluasi dari berbagai pihak.Menurutnya, hal itu penting agar Polri terus berbenah dan menjadi institusi yang lebih baik, sesuai harapan masyarakat.“Pada prinsipnya, Polri tentunya selalu terbuka untuk menerima perbaikan dan evaluasi, karena kita juga ingin terus mewujudkan performa Polri. Sehingga Polri ini betul-betul bisa menjadi institusi yang mewujudkan apa yang bisa diharapkan oleh masyarakat,” ujar Sigit.Ia menambahkan, Polri merupakan bagian dari reformasi nasional yang lahir pasca-era Orde Baru, sehingga wajar jika masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja dan pembenahan internal institusi kepolisian.“Khususnya kita memahami bahwa Polri adalah hasil buah reformasi, sehingga tentunya harapan masyarakat pasca-reformasi bisa ditindaklanjuti oleh institusi Polri,” tambahnya.Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menegaskan kesiapan jajaran Polri untuk merespons dengan cepat setiap arahan dan rekomendasi yang diberikan oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri.“Kami di sini sebagai upaya supaya bisa merespons cepat dan segera mengimplementasikan terkait dengan rekomendasi-rekomendasi yang nanti akan diberikan oleh Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden, dan selanjutnya tentu harus kita tindaklanjuti,” tutur Sigit.Rapat perdana ini menjadi momentum penting bagi Polri dalam memperkuat komitmen reformasi kelembagaan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian. (R)