Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengonfirmasi bahwa terduga pelaku ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, merupakan siswa di sekolah tersebut.Dilansir dari laman Humas Polri, saat ini, Polri tengah mendalami motif di balik peristiwa itu, termasuk kemungkinan keterpaparan pelaku terhadap paham tertentu atau konten di media sosial.“Tentunya itu juga menjadi bagian yang kita dalami. Apakah dia ikut paham tertentu, apakah terpapar suatu konten, ataukah mungkin juga hal-hal yang membuat dia tertarik,” ujar Jenderal Sigit saat menjenguk para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu.Menurut Kapolri, penyidik saat ini masih menelusuri berbagai aspek untuk mengungkap motif pelaku. “Juga kaitannya dengan apa yang menjadi alasan untuk melakukan itu semuanya sedang didalami,” tambahnya.Polri juga akan memeriksa keluarga serta aktivitas media sosial terduga pelaku untuk mengumpulkan berbagai fakta yang dapat membantu proses penyelidikan.“Kita melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, dengan keluarga untuk mengumpulkan semuanya,” tutur Jenderal Sigit.Selain mendalami kemungkinan keterpaparan paham tertentu, Polri turut menindaklanjuti informasi yang menyebut bahwa pelaku merupakan korban perundungan di sekolah.“Itu salah satu yang kita kumpulkan terkait bagian dari upaya kita mengungkap motif. Artinya, informasi-informasi yang terkait yang bisa mendukung proses kita untuk mendapatkan gambaran motif tentunya kita kumpulkan,” jelasnya.Kapolri juga menyampaikan bahwa kondisi terduga pelaku saat ini berangsur membaik setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.“Yang jelas, terduga pelaku kondisinya semakin membaik dan mudah-mudahan akan juga mempermudah kita nanti pada waktunya apabila kita butuhkan,” ujarnya.Polri masih terus melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti dan latar belakang kejadian ledakan yang sempat menggegerkan lingkungan sekolah tersebut. (R)