Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

KPK Dorong Perguruan Tinggi Jadi Garda Depan Bangun Budaya Integritas Nasional

Agie HT Bukit SH - Jumat, 07 November 2025 01:10 WIB
Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo (tengah) berbicara dalam kegiatan “Biasakan yang Benar” (BYB) Goes to Campus di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (4/11/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pentingnya peran dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi, dalam membangun budaya integritas dan menolak praktik korupsi sejak dini.Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo saat membuka kegiatan sosialisasi dan kampanye antikorupsi bertajuk “Biasakan yang Benar” (BYB) Goes to Campus di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa.“Karakter integritas harus menjadi bagian dari kepribadian civitas akademika, khususnya di Universitas Negeri Jakarta. Integritas ini harus tertanam dan berlangsung lama untuk dapat menangkal berbagai tindakan buruk seperti perilaku korupsi,” ujar Ibnu, dilansir dari laman KPK.Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kompeten, dan berintegritas.Dunia pendidikan yang bersih, kata Ibnu, merupakan bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Maju 2045, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan dan produktivitas bangsa.KPK juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan. Sebagai langkah konkret, KPK mengawal peningkatan Indeks Integritas Pendidikan (IIP) di seluruh Indonesia.Berdasarkan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024, IIP pada LLDIKTI Wilayah III yang menaungi DKI Jakarta tercatat sebesar 66,52, masuk kategori integritas korektif.Dari tiga dimensi penilaian, karakter memperoleh nilai tertinggi (74,67), disusul ekosistem (68,11), sementara tata kelola menjadi aspek dengan nilai terendah (56,34).Kondisi ini menunjukkan perlunya perbaikan signifikan dalam tata kelola pendidikan tinggi.Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief mengatakan kampus memiliki peran strategis dalam membentuk generasi antikorupsi.Namun, tantangan masih muncul dari praktik kecurangan akademik, penyalahgunaan wewenang, dan rendahnya kepedulian terhadap nilai-nilai integritas.“Upaya pemberantasan korupsi harus dimulai dari pemahaman terhadap akar penyebabnya, terutama lima elemen Pentagon of Fraud: rasionalisasi, arogansi, kemampuan, peluang, dan tekanan. Dengan memahami hal ini, ‘Biasakan yang Benar’ bisa menjadi langkah kecil yang menutup ruang bagi penyimpangan besar,” jelas Amir.Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif berbagai pihak komunitas, akademisi, pelaku seni, dan generasi muda dalam menyebarluaskan pesan antikorupsi.Sementara itu, Rektor UNJ Komarudin menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan “Biasakan yang Benar, Bukan Benarkan yang Biasa.” Menurutnya, kebiasaan baik adalah kunci pembentukan karakter yang kokoh di lingkungan pendidikan.“Tanpa proses pembiasaan yang baik, nilai-nilai integritas dan karakter sulit tertanam secara berkelanjutan di kampus maupun sekolah. Kami mengapresiasi antusiasme sivitas akademika UNJ terhadap kegiatan ini, meski tidak seluruhnya dapat hadir karena kesibukan akademik,” ujarnya.Komarudin berharap kampanye antikorupsi ini tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar tertanam sebagai nilai hidup di kalangan mahasiswa dan dosen UNJ, sehingga menjadi bagian dari budaya akademik yang berintegritas. (R)

Editor
: Agie HT Bukit SH
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi di Aceh dan Bengkulu, Sasar Keluarga hingga Generasi Muda

Hukum & Peristiwa

3.000 Mahasiswa Telkom University Diterjunkan untuk Edukasi Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bandung

Hukum & Peristiwa

Pertamina Jajaki Teknologi Penyimpanan Gas MOF untuk Perluas Akses Energi di Indonesia

Hukum & Peristiwa

Tenaga Honorer RSUD Dekai Ditikam Dua Orang Tak Dikenal, Satgas Damai Cartenz Selidiki Dugaan Keterlibatan KKB

Hukum & Peristiwa

Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla di Palangkaraya

Hukum & Peristiwa

Kemendikdasmen Gelar Kompetisi Juara Kelas Indonesia, Libatkan Sekolah dari 38 Provinsi