Bali (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Dalam Negeri (KDN) Kerajaan Arab Saudi menegaskan kembali komitmen bersama dalam memerangi kejahatan lintas negara.Dilansir dari laman Humas Polri, komitmen tersebut diwujudkan melalui The 2nd Joint Committee Meeting yang berlangsung di Bintang Bali Resort, Kamis (30/10/2025).Pertemuan ini dipimpin Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo selaku Ketua Delegasi RI, dan Mayor Jenderal Abdullah bin Abdulrahman Al-Hamad dari KDN Arab Saudi. Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat tinggi dari kedua negara serta perwakilan Kementerian Luar Negeri RI.Dalam sambutannya, Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara Polri dan KDN Arab Saudi dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks, seperti terorisme dan peredaran narkotika.“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya global dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan perdamaian dunia,” ujar Dedi.Sementara itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri Irjen Pol Amur Chandra JB SH MH memaparkan sejumlah capaian penting hasil kerja sama antara kedua pihak.Di antaranya, keberhasilan menjaga kondisi Zero Terrorist Attack di Indonesia sepanjang periode 2023-2025, dukungan penuh Arab Saudi terhadap program I-CORE Polri, serta rencana pelatihan bersama bidang narkotika yang dijadwalkan berlangsung pada akhir 2025 hingga awal 2026.Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Minutes of Meeting (MoM) mengenai Perjanjian Kerja Sama Pemberantasan Kejahatan antara Polri dan KDN Arab Saudi.Dokumen ini menjadi dasar hukum yang memperkuat kerja sama operasional dan strategi keamanan kedua negara.Wakapolri menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan dari Pemerintah Arab Saudi dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang keamanan.“Kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk melindungi bangsa dari ancaman kejahatan lintas negara serta memperkuat stabilitas kawasan,” tutupnya. (R)