Jakarta (buseronline.com) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Taklimat Audit Kinerja Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri Tahap II Tahun Anggaran 2025 di Aula Madellu, Gedung NTMC, Senin.Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto, didampingi Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol Herukoco, serta Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Korlantas Polri Brigjen Pol Chiko Ardwiatto.Dalam sambutannya, Brigjen Pol Prianto menegaskan bahwa audit kinerja ini merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pengelolaan program dan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan, serta akuntabel di lingkungan Korlantas Polri.“Kami memahami Audit Kinerja pada Satker Korlantas Polri memiliki tugas pokok yang diemban oleh Itwasum Polri dalam memberikan petunjuk dan masukan, serta sebagai quality assurance kepada seluruh objek audit. Hal ini agar pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan negara dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Brigjen Prianto, dilansir dari laman Humas Polri.Ia juga berharap tim auditor dapat berperan sebagai konsultan apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga hasil audit dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja satuan kerja."Saya mengharapkan kepada tim Audit Kinerja dari Itwasum Polri Wilayah III, selain memberikan koreksi maupun pembinaan teknis, juga berperan sebagai konsultan apabila ditemukan berbagai kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan Itwasum Polri Tahun Anggaran 2025,” tambahnya.Dirkamsel Korlantas Polri itu turut menginstruksikan seluruh sub-satker di lingkungan Korlantas agar memberikan hasil terbaik dalam merealisasikan penggunaan anggaran, pertanggungjawaban keuangan, serta pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja.Sementara itu, Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol Herukoco menjelaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan tugas, baik di bidang operasional, sumber daya manusia, maupun keuangan.“Tujuannya adalah memastikan pelaksanaan program berjalan secara ekonomis, efektif, dan efisien, berlandaskan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta kepatuhan terhadap regulasi,” ungkap Brigjen Herukoco.Ia menambahkan, pelaksanaan audit kinerja ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan good governance dan clean government, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab.“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” pungkas Brigjen Herukoco. (R)