Bandung (buseronline.com) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH MHum meninjau pelaksanaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Presisi di wilayah hukum Polda Jawa Barat (Jabar), Rabu.Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan yang digelar di Mapolrestabes Bandung tersebut disambut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono, Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Dodi Darjanto, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.Dalam arahannya, Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penerapan ETLE di Jawa Barat yang menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025.“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Jawa Barat. Kinerja ETLE di tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan. Tahun ini tercatat 373.117 pelanggaran, naik 353 persen. Untuk data terverifikasi naik 593 persen, dan data terkonfirmasi naik 832 persen. Yang membanggakan, pelanggaran yang sudah dibayar mencapai 110.560 kasus, naik 826 persen,” ujar Irjen Agus.Kakorlantas menjelaskan, berdasarkan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, penegakan hukum lalu lintas di seluruh Indonesia saat ini 95 persen dilakukan melalui sistem ETLE, sementara 5 persen sisanya menggunakan tilang manual.“Tilang manual tetap dilaksanakan, tetapi hanya untuk pelanggaran yang belum bisa tertangkap oleh kamera ETLE. Kami berharap masyarakat semakin disiplin dan patuh karena semua ini demi keselamatan. Jika masyarakat sudah tertib, maka personel Polantas pun tidak perlu bekerja terlalu keras,” jelasnya.Saat ini, wilayah hukum Polda Jabar memiliki 58 titik perangkat ETLE aktif, dan akan ditingkatkan menjadi 71 titik agar jangkauan pengawasan berbasis teknologi semakin luas.“Kami akan menambah perangkat agar seluruh jajaran di Jawa Barat bisa terintegrasi di tingkat wilayah. Regionalisasi ETLE juga akan diperluas dengan dukungan pemerintah daerah. Dengan begitu, seluruh jajaran di Jawa Barat dapat terintegrasi penuh,” tambahnya.Menutup arahannya, Irjen Agus meminta seluruh jajaran Polantas untuk terus bekerja profesional dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan lainnya.“Kami berharap seluruh jajaran Polantas di Indonesia terus meningkatkan profesionalisme dan kolaborasi dengan semua pihak. Tugas utama kami adalah mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (R)