Jakarta (buseronline.com) - Polri melalui Posko Presisi menggelar Forum Belajar Bersama bertemakan Komunikasi Krisis pada Kamis.Kegiatan ini dipimpin Irjen Pol Kristiyono dan menghadirkan Staf Ahli Kapolri Bidang Komunikasi, Johan Budi Sapto Pribowo, sebagai narasumber utama.Dalam paparannya, Johan Budi menegaskan bahwa kritik publik tidak boleh dipandang sebagai serangan, melainkan tantangan untuk melakukan pembenahan.Menurutnya, Polri harus merespons dengan langkah konkret, bukan sekadar klarifikasi.“Kritik dari masyarakat adalah bentuk perhatian yang harus dijawab dengan langkah nyata. Jangan bersikap defensif, melainkan jadikan kritik sebagai pemicu perbaikan institusi,” ujar Johan Budi.Forum ini juga menyoroti sejumlah poin penting, seperti penguatan konten positif di media sosial maupun media mainstream, perilaku aparat yang adil, humanis, berbasis data, serta sesuai prosedur, hingga perwujudan perubahan nyata dalam pelayanan publik sebagai bukti reformasi Polri.Irjen Kristiyono menegaskan bahwa penguatan kapasitas komunikasi krisis menjadi bagian dari implementasi Transformasi Menuju Polri Presisi.“Polri berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan, terukur, dan solutif. Reformasi harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang humanis dan profesional,” katanya.Forum ini diikuti lebih dari 995 peserta, meliputi Kabagrenmin Satker Mabes, Kabagrenmin Satdik jajaran, Wakapolda dan PJU Polda jajaran, Kaposko Polda dan Polres, hingga para Kapolres se-Indonesia. Turut hadir pula pejabat utama Posko Presisi dan jajaran PJU Polri. (R)