Jakarta (buseronline.com) - Bareskrim Polri menegaskan tengah menelusuri dalang utama atau mastermind di balik kerusuhan yang pecah serentak di sejumlah daerah Indonesia pada akhir Agustus 2025. Aparat juga mendalami dugaan adanya pihak yang menjadi pendana aksi tersebut.Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan pihaknya melakukan asistensi terhadap penyidikan yang kini ditangani 15 polda di berbagai wilayah.“Apakah sudah didapatkan mastermind? Semua tim, mohon izin kami laporkan, masih proses berjalan. Karena kita ketahui bersama bahwa kejadian kerusuhan ini berjalan secara serentak, hampir di semua polda,” ujar Djuhandani dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu.Djuhandani menyebut aparat juga menelusuri aliran dana yang diduga menggerakkan kerusuhan. “Ada beberapa daerah yang memang didapati adanya pendana atau aliran dana yang saat ini masih proses pembuktian. Artinya bahwa memang didapatkan seseorang mengasih uang dan lain sebagainya, didapatkan dari mana, ini masih proses pembuktian,” jelasnya, dilansir dari laman Humas Polri.Untuk menguatkan proses tersebut, Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).“Pembuktian ini adalah melalui proses yang scientific. Kami terus berkoordinasi dengan PPATK terkait aliran-aliran dana. Saat ini sedang berproses,” tegasnya.Hingga kini, Polri mencatat sebanyak 959 tersangka telah ditangkap terkait kerusuhan tersebut. Dari jumlah itu, 664 orang merupakan tersangka dewasa, sementara 295 lainnya masih berusia anak-anak.Djuhandani memastikan mereka adalah pelaku kerusuhan, bukan sekadar peserta demonstrasi. “Untuk lebih jelas apakah ada mastermind atau pendana yang lainnya, semua masih dalam proses. Sementara itu ya,” pungkasnya. (R)