Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, pakar, maupun pemerintah untuk memperbaiki institusi kepolisian.Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara di Kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Senin.Sebagai bentuk keseriusan, Polri membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri yang terdiri dari 47 perwira tinggi dan 5 perwira menengah.Tim ini akan melakukan evaluasi menyeluruh, meliputi aspek kultural, instrumental, hingga kebijakan di lingkungan Korps Bhayangkara.“Ya tentunya semua masukan akan kita dengarkan. Polisi terbuka terhadap semua upaya perbaikan institusi,” ujar Kapolri.Menurutnya, pembentukan tim internal ini merupakan tindak lanjut atas langkah pemerintah yang sebelumnya membentuk Komite Reformasi Polri.Selain itu, berbagai persoalan yang selama ini menjadi sorotan publik juga akan menjadi bagian penting dalam agenda pembenahan.“Tim internal ini akan melakukan evaluasi terhadap seluruh program yang telah kita laksanakan, sehingga masukan dan perbaikan yang diberikan bisa segera kita tindaklanjuti,” jelas Sigit.Kapolri berharap, reformasi yang dijalankan Polri tidak hanya bersifat internal, tetapi juga selaras dengan aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. (R)