Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Bootcamp Antikorupsi Nasional: Sinergi Integritas Muda Indonesia (SINTESIS) 2025 bertajuk “Inspirasi Generasi!” dengan menghadirkan 51 pemuda dari 21 provinsi sebagai aktor kunci pencegahan korupsi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, di Gedung Anti-Corruption Learning Centre (ACLC) KPK, Jakarta, Selasa.Bootcamp yang berlangsung 9-12 September 2025 di Kabupaten Bogor ini digagas oleh Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) KPK.Peserta dibekali dasar integritas, pelatihan kepemimpinan, komunikasi publik, hingga keterampilan menyusun laporan pengaduan masyarakat yang berkualitas.Mereka juga diajak merancang rencana aksi berupa pembentukan komunitas antikorupsi, program edukasi publik, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong transparansi.“Generasi muda harus menjadikan sejarah bangsa sebagai pelajaran untuk membangun Indonesia yang bersih dari korupsi. Dengan persatuan dan integritas, kita bisa mewujudkan peradaban unggul,” ujar Setyo, dilansir dari laman KPK.Menurutnya, agenda SINTESIS bukan hanya pembekalan sesaat, melainkan langkah strategis memperkuat pemahaman pemuda mengenai tindak pidana korupsi, agar mampu menularkan nilai integritas di lingkungannya.Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana menegaskan pentingnya membangun kebiasaan berintegritas sejak dini.“Integritas bukan sekadar konsep, melainkan sikap yang harus diterapkan dalam keseharian, lalu diperluas menjadi gerakan kolektif di masyarakat,” katanya.Peserta SINTESIS 2025 sendiri merupakan hasil seleksi dari 2.227 pendaftar program Kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi.Mereka diharapkan dapat menindaklanjuti pembekalan ini dengan aksi nyata di daerah masing-masing, seperti membentuk komunitas antikorupsi, melakukan pengawasan partisipatif, membangun gerakan Zero Tolerance to Corruption, hingga menciptakan konten kreatif antikorupsi.Dukungan internasional juga hadir melalui kerja sama KPK dengan GIZ. Principal Advisor CPFS GIZ, Francisca Silalahi, menyampaikan lembaganya telah mendampingi KPK selama 16 tahun dalam memperkuat pencegahan korupsi.“Setiap peserta berpeluang besar memantik pemuda melalui pendidikan dan pemahaman nilai-nilai integritas yang sesungguhnya, agar generasi penerus bangsa terhindar dari perilaku korupsi,” ungkapnya.Melalui SINTESIS 2025, KPK menegaskan komitmen memperkuat peran generasi muda sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi, sekaligus bagian penting menuju Indonesia Emas 2045 yang bersih dari praktik korupsi. (P3)