Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan demonstrasi yang berpotensi menimbulkan kericuhan melalui media sosial maupun pesan berantai di WhatsApp.Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam konferensi pers di Divhumas Polri, Senin, menegaskan pentingnya masyarakat untuk lebih selektif dalam menerima dan menyebarkan informasi.“Saya mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap informasi dengan jernih. Saluran utama yang bisa dijadikan rujukan adalah media massa, wartawan, dan jurnalis yang menyampaikan informasi secara faktual,” kata Trunoyudo.Ia menekankan, publik harus selalu menyaring setiap informasi sebelum mempercayai atau membagikannya lebih lanjut. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menjernihkan isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat.“Setiap informasi perlu disaring dengan baik dan diperiksa sumbernya. Mari jadikan media massa sebagai saluran utama penyampai informasi yang benar dan kredibel,” tegasnya. (R)