Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas kampanye antikorupsi melalui jalur kreatif.Kali ini, KPK menggandeng komika Pandji Pragiwaksono dalam program tayangan cerdas “Biasakan Yang Benar (BYB) x Mens Rea” yang diluncurkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief mengatakan komedi dapat menjadi medium efektif untuk menyampaikan pesan integritas kepada masyarakat.Menurutnya, Pandji lewat pertunjukan stand up comedy mampu mengangkat refleksi sosial, kritik politik, serta pesan penegakan hukum dengan cara ringan dan menghibur.“KPK berharap komedi ini dapat menanamkan pesan biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap antikorupsi dari hal-hal kecil,” ujar Amir, dilansir dari laman KPK.Amir menegaskan edukasi antikorupsi tidak bisa hanya dilakukan KPK. Seluruh elemen masyarakat perlu terlibat agar pesan lebih mudah diterima. Karena itu, pemilihan stand up comedy diyakini sebagai langkah tepat, sebab hiburan mampu menyampaikan pesan secara halus namun berdampak luas.Sementara itu, Pandji Pragiwaksono menjelaskan pertunjukan tunggalnya bertajuk Mens Rea akan digelar pada 30 Agustus 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta.Pertunjukan ini ditargetkan menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara dengan 10.000 penonton, sekaligus penutup tur Mens Rea di 11 kota.Mengangkat tema “niat jahat” dari istilah hukum mens rea, Pandji menuturkan sekitar 85 persen materi membahas isu antikorupsi dan politik, sementara sisanya menyoroti kesehatan mental.“Tujuan Mens Rea bukan hanya membuat orang tertawa, tapi juga menyentuh keresahan masyarakat agar lebih memahami dan mawas diri sebagai pelaku demokrasi. Edukasi antikorupsi bisa menyenangkan, menyentil, tapi tetap menggugah,” jelas Pandji.Ia menambahkan, misi biasakan yang benar yang diusung KPK sejalan dengan semangat pertunjukan ini. Pandji juga menegaskan bahwa pertunjukan akan bisa dinikmati oleh semua kalangan.“Kalau orang tidak mengerti politik, pertunjukan ini tetap menghibur. Tapi yang paham akan menangkap makna lebih dalam,” pungkasnya.Sebagai bagian dari acara, KPK turut menyiapkan booth edukasi di sekitar Indonesia Arena untuk memperkenalkan nilai-nilai integritas sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga antirasuah dengan komunitas kreatif. (R)