Nabire (buseronline.com) - Sebanyak 19 narapidana melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Nabire, Papua Tengah, dalam sebuah insiden kekerasan yang terjadi, Senin, sekitar pukul 11.00 WIT.Dilansir dari laman Humas Polri, dari jumlah tersebut, 11 narapidana diketahui terafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari wilayah Puncak Jaya, Puncak, dan Paniai. Aksi pelarian berlangsung brutal.Salah satu narapidana inisial AK menyerang petugas menggunakan sebilah parang panjang yang diduga disembunyikan di balik punggung dan biasa digunakan untuk keperluan lapas, seperti memotong kayu bakar.Serangan tersebut menyebabkan tiga petugas lapas mengalami luka. Ketiga petugas yang terluka yakni Rahman, Kepala Jaga, mengalami luka serius pada jari telunjuk kiri.Yan Nawipa, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, mengalami luka sayat di tangan kiri. Jhosua Epimes, petugas jaga, mengalami luka pada jari tangan kanan.Setelah melumpuhkan petugas, para narapidana kabur melalui area belakang lapas dan melintasi kompleks KPR Pemda menuju area perbukitan.Sejumlah pakaian narapidana ditemukan dibuang di lokasi pelarian. Sementara itu, tiga orang napi sempat terpantau berada di area Pasar Oyehe, Siriwini, dan Jalan Marthadinata, Nabire.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH didampingi Wakil Kepala Operasi Kombes Pol Adarma Sinaga SIK MHum menyampaikan bahwa tim gabungan dari TNI-Polri bersama jajaran Polda Papua Tengah telah dikerahkan untuk melakukan pengejaran.“Kami tidak akan mentolerir aksi kekerasan dan pelarian ini, terlebih jika melibatkan jaringan KKB. Tim kami saat ini terus melakukan pengejaran secara intensif dan semua napi yang kabur akan ditindak tegas sesuai prosedur,” tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo SIK MT mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada.“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Nabire dan sekitarnya agar tidak panik. Jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan para napi, khususnya yang terafiliasi KKB, segera laporkan ke aparat terdekat atau hubungi call center Polri,” ujarnya.Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa pengamanan di seluruh wilayah Papua Tengah terus diperketat demi menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.Hingga saat ini, proses pengejaran terhadap 19 narapidana yang kabur masih berlangsung secara intensif. (R)