Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Anggota Polri Ditembak OTK di Wamena, Situasi Keamanan Papua Pegunungan Memanas

Agie HT Bukit SH - Sabtu, 31 Mei 2025 02:44 WIB
Kondisi mobil dinas milik Sat Lantas Polres Jayawijaya yang ditembak orang tak dikenal (OTK) di depan IGD RSUD Wamena.
Jayawijaya (buseronline.com) - Situasi keamanan di Kabupaten Jayawijaya kembali memanas setelah aksi penembakan brutal terhadap anggota Kepolisian oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (28/5/2025) malam.Dilansir dari laman Humas Polri, korban, Bripka Marsidon Debataraja, anggota Sat Lantas Polres Jayawijaya, ditembak saat berada di dalam mobil dinas di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wamena, Jalan Trikora, sekitar pukul 19.14 WIT.Dari informasi yang dihimpun, insiden terjadi sesaat setelah Bripka Marsidon bersama rekannya, Aipda Bakri Sidikun, mengantar korban kecelakaan lalu lintas ke IGD RSUD Wamena.Saat keduanya hendak kembali ke Mapolres Jayawijaya menggunakan mobil dinas, tiba-tiba pelaku melepaskan tembakan dari luar pagar rumah sakit.Tembakan tersebut mengenai Bripka Marsidon yang berada di kursi pengemudi. Pelaku yang diduga menggunakan senjata api laras panjang, langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.Aipda Bakri yang selamat dari serangan tersebut langsung mengevakuasi Bripka Marsidon ke IGD untuk mendapatkan penanganan medis darurat.Kapolres Jayawijaya bersama jajaran langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan sterilisasi area RSUD. Seluruh personel Polres Jayawijaya pun diperintahkan siaga penuh di Mapolres maupun di RSUD Wamena.Tim Inafis Satreskrim Polres Jayawijaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 19.40 WIT dan mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya:Empat selongsong peluru kaliber 5.56 mmSebuah mobil dinas Toyota Kijang nopol XVII 1101-29 milik Sat Lantas Polres Jayawijaya yang mengalami:Empat lubang tembak di kaca depanDua lubang tembak di lempengan besi belakang jok pengemudi.Pasca insiden, patroli penyisiran dilakukan personel Satgas Operasi Damai Cartenz yang dipimpin oleh AKP Budi Basrah dan Ipda I Gede Cipta Adi P, dengan dukungan pasukan Brimob Yon C serta kendaraan taktis (rantis).Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani menyampaikan kecaman keras atas aksi penembakan tersebut dan menegaskan komitmen aparat dalam mengejar pelaku."Anggota kami ditembak saat menjalankan tugas kemanusiaan. Ini adalah tindakan kriminal keji yang tidak bisa ditoleransi. Kami akan bertindak tegas dan terus mengejar pelaku hingga tertangkap. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kekerasan bersenjata yang meresahkan masyarakat Papua," tegasnya.Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh provokasi. Ia meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat."Kami mengajak seluruh masyarakat Wamena dan Jayawijaya untuk tidak panik. Negara hadir dan Polri akan terus bekerja profesional demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.Hingga saat ini, Bripka Marsidon masih menjalani perawatan intensif di RSUD Wamena. Aparat keamanan terus memperkuat penjagaan dan melakukan pengejaran intensif terhadap pelaku yang masih buron. (R)

Editor
: Agie HT Bukit SH
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah

Hukum & Peristiwa

Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung

Hukum & Peristiwa

Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan

Hukum & Peristiwa

Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran

Hukum & Peristiwa

Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan

Hukum & Peristiwa

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar