Banjarmasin (buseronline.com) - Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) berhasil meringkus 135 tersangka dalam Operasi Sikat 1 Intan yang digelar di 13 kabupaten/kota di wilayah tersebut. Operasi ini difokuskan untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan bahwa sasaran utama operasi adalah praktik-praktik premanisme seperti pungutan liar dan mabuk-mabukan yang mengganggu ketertiban umum.“Sasaran dari operasi ini adalah praktik-praktik premanisme yang mengganggu masyarakat, seperti pungli dan mabuk-mabukan di ruang publik yang meresahkan warga,” ujar Kapolda dalam keterangan pers, Jumat.Menurut Kapolda, aksi-aksi premanisme yang terjadi di lingkungan masyarakat berpotensi mengganggu sistem perekonomian daerah dan menciptakan rasa tidak aman bagi warga.“Kami akan terus melaksanakan kegiatan pemberantasan premanisme agar masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. Kami juga ingin menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kalimantan Selatan,” tegasnya.Dalam operasi ini, polisi tidak hanya menangkap pelaku yang sudah beraksi, namun juga berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga hendak melakukan tindakan premanisme.“Sebagian besar dari mereka kami tangkap sebelum sempat melakukan aksinya,” jelas Kapolda, dilansir dari laman Humas Polri.Kapolda juga menyampaikan bahwa seluruh jajaran Polres di wilayah Kalsel telah diinstruksikan untuk lebih proaktif dalam mencegah dan menindak aksi premanisme di wilayah masing-masing.Operasi Sikat 1 Intan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta memberikan kepercayaan kepada para investor untuk terus menjalankan usahanya di Kalimantan Selatan. (R)