Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

KPK dan KemenBUMN Perkuat Sinergi Awasi Tata Kelola BUMN

Agie HT Bukit SH - Sabtu, 03 Mei 2025 01:57 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir bersama pimpinan dan jajaran KPK berfoto bersama usai audiensi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dalam rangka memperkuat sinergi pengawasan tata kelola BUMN.
Jakarta (buseronline.com) - Dalam upaya menjaga kepercayaan publik dan memastikan dana negara dikelola secara bersih dan efisien, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KemenBUMN) memperkuat sinergi pengawasan terhadap sektor korporasi milik negara.Langkah strategis ini ditandai dengan audiensi antara kedua lembaga yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.Pertemuan tersebut menjadi titik awal penyelarasan pengawasan, regulasi, dan perencanaan program BUMN secara sistemik. Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi idealnya dimulai sejak tahap perencanaan.“Kita ingin mengetahui rencana aktivitas BUMN sejak awal, agar dapat diawasi dari hulu ke hilir, mulai mitigasi jangka pendek hingga pembentukan sistem jangka panjang,” ujarnya, seperti dilansir dari laman KPK.Agus juga menyoroti pentingnya peran KemenBUMN sebagai regulator dan pengawas, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Badan Usaha Milik Negara. Ia menegaskan bahwa pengawasan yang komprehensif akan mempercepat pengambilan keputusan sekaligus menghindari risiko penindakan hukum di kemudian hari.KPK juga mencermati dinamika regulasi di sektor BUMN, terutama dengan adanya 192 perkara penindakan terkait BUMN maupun BUMD. Merespons hal ini, Agus menegaskan pentingnya sistem kontrol berbasis pertukaran data dan informasi antara KPK dan internal KemenBUMN.Menteri BUMN Erick Thohir menyambut baik penguatan kolaborasi ini. Ia menyatakan bahwa KemenBUMN siap bertransformasi menjadi regulator dan pengawas yang lebih transparan, termasuk dalam pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).“Kami sangat terbuka, termasuk melibatkan KPK dalam merumuskan payung hukum yang kuat untuk menjalankan fungsi kontrol yang lebih menyeluruh. Ini penting agar tata kelola tetap bersih dan pergerakan pasar tidak terganggu oleh isu penanganan perkara,” kata Erick.Sebagai tindak lanjut konkret, KPK dan KemenBUMN sepakat membentuk tim kecil lintas lembaga untuk menyusun perjanjian kerja sama (PKS). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola investasi negara sekaligus menutup celah terjadinya praktik korupsi di tubuh BUMN.“Momentum ini sekaligus menjadi pijakan penting bagi KPK dan KemenBUMN dalam mendukung penguatan kedaulatan ekonomi nasional dan pemberantasan korupsi di sektor strategis,” ujar Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menutup pertemuan.Turut hadir dalam audiensi tersebut jajaran pejabat struktural dari KemenBUMN dan KPK, termasuk Plt Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin; Direktur Monitoring KPK, Aida Ratna Zulaiha; serta Direktur Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Arif Waluyo. (R)

Editor
: Agie HT Bukit SH
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Hukum & Peristiwa

Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan

Hukum & Peristiwa

Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga

Hukum & Peristiwa

Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar

Hukum & Peristiwa

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara

Hukum & Peristiwa

Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur