Laos (buseronline.com) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto dalam Pertemuan ASEAN Political Security Community Council ke-28 menyoroti peningkatan jumlah korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Asia Tenggara. Ia menekankan khususnya mengenai korban TPPO yang dipaksa untuk melakukan penipuan online. Menko Polhukam menegaskan perlunya kerja sama komprehensif dalam penanganan dan penindakan TPPO oleh negara-negara ASEAN.“ASEAN perlu menindaklanjuti dan memberikan perhatian khusus terhadap kesepakatan ASEAN Leader’s Declarations on Combating Trafficking in Persons caused by the abuse of technology,” ujar Hadi saat memimpin Delegasi Indonesia pada APSC ke-28 di Vientiane, Laos bersama Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, Selasa.Hadi Tjahjanto memperingatkan bahwa jika TPPO tidak ditangani secara serius, kawasan Asia Tenggara berpotensi menjadi “epicentre of scam” alih-alih menjadi pusat pertumbuhan. ASEAN telah menyepakati kerja sama penegakan hukum seperti ASEAN Mutual Legal Assistance, dan untuk melengkapi upaya pemberantasan kejahatan transnasional, perlu segera diselesaikan ASEAN Extradition Treaty.Sebagai Penanggung Jawab Pilar Komunitas Polkam ASEAN, Hadi mengapresiasi keberhasilan ASEAN dalam mengimplementasikan hampir 100 persen dari Cetak Biru Masyarakat ASEAN 2025. Ia berharap Visi ASEAN 2045 dapat segera dituntaskan agar ASEAN siap menghadapi tantangan di masa depan.Delegasi Indonesia di APSC ke-28 juga menekankan pentingnya setiap pihak terkait untuk menahan diri di Laut China Selatan guna menghindari eskalasi ketegangan yang dapat berujung pada konflik terbuka. Penyusunan Code of Conduct on South China Sea perlu segera difinalisasi sebagai panduan untuk menjaga perdamaian di kawasan tersebut. Keamanan maritim perlu diperkuat, termasuk melalui ASEAN Maritime Forum (AMF) dan Expanded AMF (EAMF).Setelah memimpin Delegasi RI pada pertemuan Dewan Komunitas Politik Keamanan ASEAN ke-28, Menko Polhukam akan menjadi Delegasi RI pada KTT ASEAN ke-44 dan ke-45 yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI K H Maruf Amin. Pada tahun 2024, Laos menjabat sebagai Ketua ASEAN dan menjadi tuan rumah untuk KTT ASEAN ke-44 dan ke-45 serta KTT terkait lainnya. Terdapat 11 KTT, termasuk KTT dengan mitra eksternal ASEAN seperti Kanada, RRT, Jepang, Republik Korea, Australia, India, AS, dan PBB. (R)