Puncak Jaya (buseronline.com) - Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya.
Dilansir dari laman Humas Polri, hal itu terlihat saat personel melaksanakan patroli berjalan kaki di Distrik Muara, pada 3 Oktober 2026.
Patroli tersebut tidak hanya bertujuan memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi sarana bagi personel untuk berinteraksi secara langsung dengan warga.
Personel menyusuri sejumlah kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Di sela patroli, anggota Satgas menyapa warga, berdialog, serta mendengarkan berbagai kondisi yang disampaikan masyarakat.
Suasana semakin akrab ketika personel bertemu dengan anak-anak. Sejumlah anggota Satgas membagikan makanan ringan sembari mengajak mereka berbincang dan bercanda. Kehadiran personel pun mendapat sambutan antusias dari anak-anak di Distrik Muara.
Salah seorang warga, Philipus Wadu, mengapresiasi kehadiran Satgas Damai Cartenz di wilayah tersebut. Menurutnya, patroli yang dilakukan memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Damai Cartenz yang selalu hadir di Distrik Muara sehingga keamanan di wilayah ini dapat terjaga. Kami juga senang melihat banyak kegiatan positif yang dilakukan, seperti menyapa dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat serta berbagi makanan kepada anak-anak," ujar Philipus.
Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan personel Satgas terus terjalin sehingga situasi aman dan nyaman di Distrik Muara dapat dipertahankan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH mengatakan patroli merupakan bagian dari upaya menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
"Patroli tidak hanya bertujuan untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi personel untuk hadir dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Ketika personel menyapa warga, berbincang dan berinteraksi dengan anak-anak, hal tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang kami kedepankan," kata Faizal.
Menurutnya, interaksi sederhana antara personel dan masyarakat dapat menjadi jembatan untuk membangun komunikasi serta kepercayaan.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran Satgas adalah bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memberikan manfaat melalui interaksi yang positif. Hal-hal sederhana seperti menyapa dan berbagi makanan kepada anak-anak dapat menjadi jembatan untuk membangun komunikasi yang baik," ujarnya.
Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga SIK MHum menilai patroli berjalan kaki memberikan kesempatan kepada personel untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat.
"Patroli jalan kaki memungkinkan personel untuk lebih dekat dengan masyarakat. Selain memastikan situasi kamtibmas, personel dapat menyapa warga, mendengarkan kondisi mereka dan berinteraksi dengan anak-anak. Kami mendorong agar setiap pelaksanaan tugas pengamanan tetap mengedepankan sikap humanis," ungkap Adarma.