Pesawat Pengangkut BBM Aman Air Tergelincir di Bandara Mulia, Pilot Selamat

Administrator - Rabu, 16 September 2026 21:14 WIB
Pesawat pengangkut BBM milik maskapai Aman Air tergelincir saat mendarat di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026). Pilot pesawat dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Puncak Jaya (buseronline.com) - Pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) milik maskapai Aman Air tergelincir saat mendarat di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (16/9/2026). Pilot pesawat dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Plt Kepala Bidang Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung mengatakan, pesawat dengan nomor registrasi PK-WNU tersebut tergelincir saat melakukan pendaratan sekitar pukul 11.22 WIT. "Infonya tergelincir dan tidak ada korban," ujar Henry di Nabire.

Berdasarkan laporan awal, pesawat tersebut membawa sekitar 3.700 liter BBM jenis diesel. Saat mendarat, pesawat mengalami kecenderungan bergerak ke arah kanan hingga keluar dari sisi kanan landasan pacu dan menabrak pagar pembatas bandara.

Pesawat masih berada di lokasi kejadian dan mengalami sejumlah kerusakan setelah keluar dari landasan.

Sesaat setelah kejadian, personel Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) bersama tim pertolongan dan keselamatan bandara langsung melakukan pengamanan terhadap pilot dan lokasi pesawat.

Petugas juga mengamankan area sekitar pesawat untuk mencegah masyarakat mendekati lokasi kejadian. Langkah tersebut sekaligus dilakukan untuk memastikan kondisi landasan tetap aman selama proses penanganan berlangsung.

Mengingat pesawat membawa ribuan liter BBM, petugas turut melakukan langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran. Hal itu menyusul laporan adanya bahan bakar yang menetes dari pesawat setelah tergelincir.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama pihak terkait berkoordinasi dengan AirNav dan pengelola bandara untuk menutup sementara operasional Bandara Mulia.

Penutupan dilakukan guna memastikan keamanan bandara selama proses pemeriksaan dan penanganan insiden.

Kompol Henry mengatakan Bandara Mulia akan kembali dibuka setelah pemeriksaan dan investigasi dilakukan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). "Pesawat masih di lokasi menunggu KNKT melakukan investigasi," jelas Henry.

Hingga kini, polisi bersama unsur terkait masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi pesawat. Investigasi KNKT nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab pesawat pengangkut BBM tersebut tergelincir saat melakukan pendaratan. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Hukum & Peristiwa

Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri

Hukum & Peristiwa

Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT

Hukum & Peristiwa

Remisi HUT ke-81 RI, 23 Warga Binaan Lapas Tarutung Langsung Bebas

Hukum & Peristiwa

Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di NTT

Hukum & Peristiwa

Gempa M7,7 Guncang Flores, Puluhan Pasien Rumah Sakit di Labuan Bajo Dievakuasi