Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Penerbangan, Pemerintah Tutup Sejumlah Bandara

Administrator - Senin, 07 September 2026 20:54 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan kondisi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik mengganggu sektor transportasi udara kepada Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia terus melakukan mitigasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik mengganggu sektor transportasi udara.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melaporkan kondisi tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9/2026). Ia menyampaikan bahwa pemerintah sempat menutup sementara operasional delapan bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik.

Delapan bandara tersebut yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten, Budiarto, Husein Sastranegara, Taufiq Kemas, Pondok Cabe, dan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam.

Namun, berdasarkan hasil evaluasi terbaru, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam telah kembali dibuka karena sudah tidak terdampak abu vulkanik.

"Semula kami telah menutup operasional sementara 8 bandara yang terdampak. Namun per pagi ini kami telah membuka kembali Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam. Karena dari hasil evaluasi kami bahwa Atung Bungsu sudah tidak terdampak lagi dengan abu vulkanik," ujar Dudy.

Pemerintah terus memantau pergerakan sebaran abu vulkanik melalui koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Volcanic Ash Advisory Center (VAAC).

Selain itu, pemeriksaan kondisi permukaan bandara dilakukan secara berkala menggunakan metode paper test. Bandara Soekarno-Hatta, misalnya, telah menjalani empat kali pemeriksaan dan hasilnya dinyatakan negatif.

Meski demikian, pemerintah belum langsung membuka kembali Bandara Soekarno-Hatta. Faktor perubahan arah angin menjadi pertimbangan utama untuk memastikan keselamatan penerbangan.

"Namun demikian, kami tidak langsung serta-merta kami buka pada saat ini, karena kami ingin memastikan betul mengingat bahwa sebagaimana kemarin terjadi perubahan dari angin," jelasnya.

Sebagai antisipasi apabila terjadi pengalihan penerbangan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah bandara alternatif, yakni Kertajati, Juanda, Ahmad Yani, Adi Sumarmo dan Yogyakarta.

Maskapai penerbangan juga melakukan penyesuaian operasional, termasuk menambah penerbangan serta menggunakan pesawat berbadan lebar untuk mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

Pemerintah juga menyiapkan 10 bandara yang dapat beroperasi selama 24 jam guna menampung pengalihan penerbangan sekaligus mempercepat pemulihan jadwal penerbangan.

Di sisi lain, pemerintah memastikan penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan mendapatkan haknya. Penumpang diberikan pengembalian biaya tiket secara penuh atau refund 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.

"Terhadap penumpang kami memberikan haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dimana saat ini kami memberikan 100 persen refund penuh terhadap penerbangan yang dibatalkan," kata Dudy.

Pemerintah juga memberikan relaksasi izin bagi warga negara asing yang masa izin tinggalnya terlampaui akibat pembatalan penerbangan.

Untuk mendukung perpindahan penumpang ke bandara alternatif, InJourney Airports bersama Danantara menyiapkan transportasi darat gratis melalui kerja sama dengan Damri dan PT KAI.

Transportasi tersebut melayani perjalanan menuju dan dari sejumlah kota, di antaranya Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.

Pemerintah memastikan seluruh langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan sekaligus mempercepat pemulihan layanan transportasi udara di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DKI1)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

Sejumlah Gunung Masih Siaga, Abu Anak Krakatau Terdeteksi hingga Jakarta

Hukum & Peristiwa

Kota Medan Mendung, BBMKG: Bukan Dampak Erupsi Sinabung

Hukum & Peristiwa

Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri

Hukum & Peristiwa

Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT

Hukum & Peristiwa

Remisi HUT ke-81 RI, 23 Warga Binaan Lapas Tarutung Langsung Bebas

Hukum & Peristiwa

Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di NTT