Jayawijaya (buseronline.com) - Gangguan tembakan terjadi di sekitar Polsek Asologaima, Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada 17 Agustus 2026 pagi.
Dilansir dari laman Humas Polri, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel dalam kejadian tersebut. Suara rentetan tembakan terdengar sekitar pukul 06.00 WIT. Berdasarkan informasi awal, terdengar sekitar 10 kali tembakan dari arah sekitar Polsek Asologaima.
Personel Polsek Asologaima bersama BKO Brimob yang saat itu tengah siaga langsung meningkatkan kewaspadaan dan melakukan respons terhadap sumber suara. Dukungan pengamanan kemudian datang dari personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 Pos Wamena.
Personel gabungan selanjutnya melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan susulan.
Sehari setelah kejadian, Selasa (18/8/2026), Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz-2026 turut mengamankan proses olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Satreskrim Polres Jayawijaya.
Dalam proses tersebut, petugas meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa area yang diduga menjadi lokasi asal tembakan.
Hasil olah TKP menemukan jejak kaki serta 10 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik asal tembakan. Barang bukti tersebut kemudian diamankan personel identifikasi Satreskrim Polres Jayawijaya untuk kepentingan penyelidikan.
Sementara itu, pemeriksaan di area Kantor Polsek Asologaima tidak menemukan bekas tembakan pada bangunan maupun lingkungan kantor.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH mengatakan personel telah mengambil langkah cepat dan terukur setelah menerima laporan gangguan tembakan.
"Yang menjadi perhatian utama adalah memastikan keamanan masyarakat dan personel. Dari hasil pengecekan, tidak terdapat korban maupun kerugian materiel pada Polsek Asologaima," ujar Faizal.
Ia mengatakan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap rangkaian kejadian dan pihak yang bertanggung jawab.