Jakarta (buseronline.com) - Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai pusat kegiatan ekonomi nasional tetap aman dan kondusif.
Dilansir dari laman Humas
Polri, kepastian tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen
Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan bisnis, pusat perbelanjaan, kawasan industri, hingga objek vital nasional di Jakarta maupun daerah lainnya.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pihaknya terus mengedepankan langkah-langkah preventif untuk memastikan aktivitas masyarakat serta roda perekonomian nasional tetap berjalan dengan baik.
Menurutnya, berbagai upaya pengamanan terus dilakukan melalui patroli rutin, penguatan fungsi intelijen, deteksi dini, pengamanan objek vital nasional, patroli siber, serta koordinasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.
"Seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif," ujar Johnny di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan, pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan melibatkan seluruh jajaran
Polri, mulai dari Mabes
Polri, polda, polres hingga polsek. Fokus pengamanan diarahkan pada kawasan-kawasan strategis yang memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.
Selain pengamanan di lapangan, Polri juga melakukan pemantauan situasi secara real time melalui Daily Operational Reporting System (DORS) yang menghimpun laporan dari seluruh wilayah Indonesia.
Berdasarkan data DORS, kondisi kamtibmas secara nasional hingga saat ini masih terkendali dan tidak ditemukan adanya kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan maupun aktivitas perekonomian masyarakat.
"Data yang kami peroleh melalui DORS menunjukkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat hingga saat ini masih terkendali. Tidak terdapat kejadian menonjol yang berdampak terhadap stabilitas keamanan secara nasional. Seluruh personel di lapangan juga terus melaksanakan langkah-langkah pencegahan secara maksimal," katanya.