Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Bandung kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam melalui program Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota di seluruh kelurahan dan kecamatan.
Dilansir dari laman Jabarprov, langkah ini dilakukan untuk memperkuat keamanan selama masa libur sekolah sekaligus mengantisipasi meningkatnya aksi kriminalitas, termasuk begal.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pengaktifan kembali siskamling dilakukan menyusul meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan pelajar selama masa liburan.
Menurutnya, pengawasan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat menjadi salah satu upaya efektif untuk mencegah tindak kriminal.
"Kalau terkait keamanan, saat ini tingkat kekerasan di kalangan pelajar sedang meningkat karena masa libur sekolah. Karena itu, kami akan melakukan tindakan tegas yang disertai pembinaan," ujar Farhan di Balai Kota Bandung.
Ia menegaskan, penanganan terhadap pelajar yang terlibat aksi kekerasan tidak hanya dilakukan melalui penegakan aturan, tetapi juga pembinaan agar perilaku serupa tidak terulang.
Selain itu, Farhan meminta seluruh kelurahan dan kecamatan kembali menghidupkan ronda malam secara konsisten. Menurutnya, penguatan siskamling dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan meningkatkan kewaspadaan warga.
"Untuk mengantisipasi begal,
siskamling dan ronda melalui program 'Warga Jaga Warga, Warga Jaga Kota' akan terus diaktifkan di seluruh kelurahan dan kecamatan," katanya.
Tak hanya memperkuat keamanan lingkungan, Pemko Bandung juga akan menertibkan sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul pada malam hari, terutama kawasan yang memiliki nilai religius dan perlu dijaga ketertibannya.
Melalui langkah tersebut,
Pemko Bandung berharap rasa aman masyarakat dapat semakin meningkat dan angka kriminalitas di Kota Bandung dapat ditekan selama masa libur sekolah. (R)