Depok (buseronline.com) - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri resmi menjalin kerja sama dengan PT Indonesia Chemical Alumina (PT ICA) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Teknis (PKT) tentang Sistem Manajemen Pengamanan (SMP).
Dilansir dari laman Humas Polri, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengamanan aset dan objek vital perusahaan.
Penandatanganan PKT berlangsung di The Margo Hotel, Depok, Jawa Barat, Rabu, dan dihadiri langsung oleh Direktur Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Dr M Syahduddi SIK MSi serta Direktur Utama PT ICA Arief Abidin.
Acara berlangsung khidmat diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, safety induction, hingga penayangan profil perusahaan PT ICA.
Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi wujud komitmen kedua belah pihak dalam meningkatkan standar keamanan dan perlindungan terhadap aset strategis perusahaan.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT ICA Arief Abidin menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi keamanan yang berlaku.
"Penandatanganan PKT ini adalah komitmen kami dalam mematuhi dan mengimplementasikan Perpol Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu. Kami yakin langkah ini akan membawa sistem pengamanan perusahaan menjadi lebih baik, terstruktur, dan terukur," ujarnya.
Sementara itu, Brigjen Pol M Syahduddi menyampaikan tiga pedoman utama yang perlu menjadi perhatian dalam implementasi Sistem Manajemen Pengamanan di lingkungan PT ICA.
Pertama, pentingnya membangun sinergi yang kuat antara Tim Teknis Ditpamobvit Polri dan tim pengamanan PT ICA agar kolaborasi di lapangan berjalan efektif dan responsif terhadap berbagai potensi ancaman. Kedua, ia menekankan bahwa sistem keamanan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar biaya operasional.
Menurutnya, keamanan yang baik akan mendukung keberlangsungan bisnis PT ICA yang berada di bawah naungan ANTAM Group. Ketiga, Syahduddi menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung sistem pengamanan.
Ia menegaskan bahwa teknologi dan prosedur keamanan yang canggih harus didukung personel yang memiliki integritas, disiplin, dan profesionalisme tinggi. "Keamanan yang efektif tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kualitas SDM yang menjalankannya," tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen PKT SMP oleh kedua belah pihak, dilanjutkan dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Ditpamobvit Polri, antara lain Kasubdit Audit Sispamobvitnas Kombes Pol Hamam Wahyudi dan Kasubdit Pam VIP Kombes Pol Aditya Suryadarma beserta jajaran.
Dari pihak perusahaan hadir Direktur Keuangan HC & CSR PT ICA Eko Bayu Endriawan, Plt. Manager CSR & ER Heri, Senior Security Specialist Hubertus Vincesius Wake, serta Security & Asset Protection Manager PT Antam Tbk Roni Setiawan.
Melalui kerja sama ini, Ditpamobvit Polri dan PT ICA berharap penerapan Sistem Manajemen Pengamanan dapat berjalan lebih optimal guna mendukung keamanan objek vital nasional serta menjaga keberlangsungan operasional perusahaan secara berkelanjutan. (R)