Buronan Narkoba Australia Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali

Heri - Sabtu, 13 Juni 2026 15:30 WIB
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap buronan narkotika asal Australia inisial AP.

Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap buronan narkotika asal Australia, inisial AP, saat hendak meninggalkan Indonesia menggunakan jet pribadi melalui Terminal Selatan VIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Dilansir dari laman Humas Polri, penangkapan tersebut dilakukan dalam operasi gabungan yang melibatkan kepolisian, Imigrasi, dan Bea Cukai, Minggu (7/6/2026).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan penangkapan ini merupakan hasil kerja sama internasional antara aparat penegak hukum Indonesia dengan Australian Federal Police (AFP) dan Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat.

Menurut Eko, informasi dari AFP dan DEA mengungkap bahwa AP akan terbang menggunakan jet pribadi CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ dari Denpasar menuju Maputo, Mozambik.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap pesawat serta penumpangnya.

Dalam proses pemeriksaan, AP diketahui menggunakan dokumen palsu dengan identitas George Anderson Mota Correia yang tercatat sebagai warga negara Brasil.

Namun, hasil pengecekan melalui jaringan kerja sama internasional menunjukkan identitas pria tersebut cocok 100 persen dengan data AP yang tercantum dalam Interpol Blue Notice.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dan menemukan AP bersembunyi di dalam toilet pesawat saat proses pengecekan berlangsung.

Dari penangkapan tersebut, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa telepon genggam, kartu identitas, kartu perbankan, beberapa paspor dengan identitas berbeda, kartu SIM, serta uang tunai sebesar 600 dolar Amerika Serikat.

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa dokumen perjalanan dan berbagai identitas yang ditemukan menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan yang masih terus dikembangkan.

Penyidik akan mendalami seluruh barang bukti, termasuk perangkat komunikasi yang dikuasai tersangka, guna mengungkap jaringan dan aktivitas lintas negara yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.

Berdasarkan informasi dari aparat penegak hukum internasional, AP diduga memiliki peran penting dalam pengendalian pengiriman prekursor narkotika ke Australia.

Ia juga disebut sebagai salah satu tokoh dalam jaringan kejahatan terorganisasi lintas negara dan diduga memiliki keterkaitan dengan kelompok motor HA yang kerap dikaitkan dengan berbagai kasus penyelundupan narkotika skala besar.

Polri menegaskan akan terus memperkuat kerja sama internasional dalam upaya memberantas kejahatan narkotika lintas negara. Keberhasilan penangkapan AP dinilai menjadi bukti pentingnya kolaborasi antarnegara dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional yang semakin kompleks.

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan barang bukti yang ditemukan untuk mendukung proses penegakan hukum serta koordinasi lebih lanjut dengan otoritas Australia terkait status hukum AP. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

Bali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polisi Wanita Dunia IAWP 2026

Hukum & Peristiwa

Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan

Hukum & Peristiwa

Pagi Ceria di Balikpapan Perkuat Karakter dan Pola Hidup Sehat Siswa

Hukum & Peristiwa

Bupati Toba dan Forkopimda Sambut Hangat Ketua PN Balige yang Baru

Hukum & Peristiwa

Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan Maksimalkan SF-05 untuk Kemandirian Energi Industri

Hukum & Peristiwa

Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran, Pastikan Lalu Lintas Terkendali