Viral Diduga Bom di Gereja Intan Jaya, Hasil Pemeriksaan Pastikan Hanya Bagian Lonceng

Heri - Minggu, 07 Juni 2026 09:50 WIB
Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan bahwa benda yang sempat viral di media sosial dan diduga sebagai bom atau ranjau di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, bukan merupakan bahan peledak maupun ranjau.

Intan Jaya (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan bahwa benda yang sempat viral di media sosial dan diduga sebagai bom atau ranjau di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, bukan merupakan bahan peledak maupun ranjau.

Dilansir dari laman Humas Polri, kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan koordinasi, verifikasi lapangan, dan pengecekan langsung oleh Pemerintah Daerah Intan Jaya bersama aparat keamanan terkait informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan benda mencurigakan di lingkungan gereja beredar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi.

Menanggapi hal itu, Satgas Operasi Damai Cartenz segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mencegah munculnya keresahan di masyarakat.

Dalam pertemuan awal yang berlangsung, Kamis (4/6/2026), Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igapa, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan langsung dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Hasil verifikasi lapangan kemudian disampaikan dalam koordinasi lanjutan yang melibatkan unsur pemerintah daerah, Satgas Operasi Damai Cartenz, dan Satgas TNI.

Dari hasil pengecekan tersebut diketahui bahwa benda yang sempat diduga sebagai bom atau ranjau merupakan bagian dari isi lonceng gereja yang terlepas dan jatuh.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, Yohakim Mujiaju, yang turut melakukan pengecekan langsung ke lokasi menegaskan bahwa informasi mengenai adanya bom atau ranjau di gereja tidak benar.

"Hasil pengecekan di lokasi menunjukkan bahwa benda yang sempat viral dan diduga sebagai bom atau ranjau tersebut merupakan bagian dari isi lonceng gereja. Karena itu masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik harus diverifikasi secara cermat sebelum disimpulkan sebagai ancaman keamanan.

"Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penanganan informasi yang berkembang di masyarakat. Setelah dilakukan koordinasi dan verifikasi bersama pemerintah daerah serta unsur terkait, dipastikan bahwa benda yang beredar dalam video tersebut bukan bom ataupun ranjau. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya," katanya.

Menurutnya, penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan publik dan dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dalam melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

"Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan media sangat penting untuk mencegah berkembangnya informasi yang tidak benar serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berencana menyampaikan klarifikasi resmi melalui berbagai saluran komunikasi publik agar informasi yang benar dapat diterima secara luas dan menghindari munculnya spekulasi lanjutan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi penyebaran informasi yang bersifat provokatif maupun menyesatkan.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima melalui sumber resmi dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Intan Jaya. (R)

Editor
: Administrator

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Peristiwa

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Diamankan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026

Hukum & Peristiwa

Satgas Operasi Damai Cartenz Hadiri Tradisi Bakar Batu di Intan Jaya, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Hukum & Peristiwa

Bupati Taput Tekankan Pentingnya Sinergitas Pemerintah dan Gereja untuk Pembangunan SDM

Hukum & Peristiwa

Peresmian Gereja Oikumene Lobu Siregar, Bupati JTP: Tempat Menumbuhkan Karakter dan Kebersamaan

Hukum & Peristiwa

Puncak Ibadah Natal 2023, Kapolres Pematangsiantar Turun Pantau Gereja

Hukum & Peristiwa

Ciptakan Natal Kondusif, Irjen Pol Agung Tinjau Pos Pengamanan Gereja