Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Al Washliyah untuk bersama-sama menolak praktik judi online yang dinilai dapat merusak mentalitas generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri pelantikan IPA Kota
Medan di Gedung TP PKK Kota
Medan, Jumat. Kegiatan itu dihadiri ratusan pelajar yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan mendukung pencapaian cita-cita generasi muda.
"Pergunakan teknologi itu untuk mencapai cita-cita. Jangan sampai teknologi justru memperburuk mentalitas kita. Gunakan teknologi dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kapasitas diri," ujarnya.
Ia juga menyoroti maraknya praktik judi online yang kini menyasar kalangan pelajar. Menurutnya, generasi muda harus memiliki keberanian untuk menolak berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan, seperti narkoba, pornografi, tawuran, hingga kekerasan.
Dalam suasana penuh semangat, Rico Waas memimpin seruan penolakan terhadap judi online yang langsung disambut kompak oleh para pelajar.
"IPA Kota Medan!" seru Rico Waas. "Menolak judi online!" jawab para pelajar serentak menggema di ruangan acara.
Momen tersebut menjadi simbol komitmen bersama pelajar IPA Kota
Medan dalam menjauhi praktik judi online serta berbagai perilaku negatif lainnya.
Selain mengajak pelajar menjauhi aktivitas negatif, Rico Waas juga mendorong Ikatan Pelajar Al Washliyah agar menjadi agen perubahan melalui berbagai program positif yang mampu membangun karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial generasi muda.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah
Al Washliyah Kota
Medan Abdul Hafiz, Ketua DPD KNPI Kota
Medan Sari Mulia Situmorang, serta Ketua IPA Kota
Medan Abdul Latif Hasibuan beserta jajaran pengurus. (P3)