Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi mengganggu sektor pertanian dan produksi pangan di daerah tersebut.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Parangin-angin mengatakan berbagai upaya telah disiapkan guna menjaga stabilitas produksi pangan di tengah ancaman cuaca ekstrem.
"Kita sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan," ujarnya dalam temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Medan.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penguatan Brigade Proteksi Tanaman yang tersebar di enam wilayah kerja dan mencakup seluruh kabupaten/kota di Sumut.
Brigade tersebut bertugas melakukan pencegahan serta penanganan kerusakan tanaman akibat perubahan iklim, termasuk kekeringan maupun banjir.
"Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga di lapangan. Saat terjadi banjir juga bergerak agar tanaman tidak rusak," kata Yusfahri.
Selain itu, Pemprov Sumut juga telah menyalurkan sekitar 2.500 unit pompa air ke berbagai daerah sejak 2024 hingga 2025. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung ketersediaan air irigasi saat terjadi kekeringan.
Menurut Yusfahri, Kementerian Pertanian juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi dampak El Nino, sehingga seluruh bantuan yang telah disalurkan terus dipantau pemanfaatannya di lapangan.
Ia berharap langkah-langkah tersebut dapat menjaga ketahanan pangan di Sumut sehingga produksi tetap stabil dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski menghadapi kondisi cuaca ekstrem. (P3)