Semarang (buseronline.com) - Jawa Tengah menjadi tuan rumah Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD MPU) yang digelar pada 11-12 Mei 2026.
Dilansir dari laman Jatengprov, forum tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antardaerah dalam menopang pertumbuhan dan ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sebanyak 12 provinsi mengikuti agenda tersebut.
Sepuluh di antaranya merupakan anggota FKD MPU, yakni Daerah Khusus Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Selain itu, dua provinsi lainnya yang turut hadir yakni Maluku Utara dan Kepulauan Riau.
Gubernur
Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan angka kemiskinan, sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
"Kita menyadari bahwa di situasi global saat ini, tekanan fiskal, keterbatasan fiskal, dan lain sebagainya menuntut seluruh pejabat publik untuk lebih kreatif," ujar Luthfi saat gala dinner Raker FKD MPU di Hotel Tentrem Semarang, Senin.
Menurutnya, setiap provinsi memiliki keunggulan masing-masing yang dapat dikembangkan secara bersama untuk saling melengkapi dan memperkuat kerja sama antardaerah.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan apresiasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada seluruh anggota MPU yang terus memperkuat kolaborasi dan sinergi pembangunan daerah.
Ia menyebut, agenda utama rapat kerja meliputi evaluasi enam fokus rencana aksi MPU, penguatan pengawasan energi dan pangan lintas wilayah, serta pembahasan arahan pemerintah pusat terkait pembangunan nasional.