Miangas (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan sektor perikanan nasional melalui program pembangunan desa nelayan modern di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terdepan seperti Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dalam kunjungan ke Miangas, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia akan segera memulai pembangunan desa nelayan yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang aktivitas perikanan.
"Hari ini kita memberi bantuan satu kapal 15 gross ton… dan akan kita bangun desa nelayan khusus," ujar Presiden Prabowo.
Desa nelayan tersebut dirancang memiliki infrastruktur lengkap, mulai dari pabrik es, gudang pendingin (cold storage), hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil tangkapan nelayan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
"Di desa nelayan nanti akan ada pembuat es, cold storage, dan SPBU nelayan," jelasnya.
Presiden Prabowo juga menyebut bahwa program ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk memperbaiki kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan peresmian 1.386 desa nelayan pada akhir tahun ini.
"Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia… tahun ini bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan," katanya.
Selain pembangunan fasilitas perikanan, Presiden Prabowo menilai keberadaan bandara di Miangas dapat memperlancar distribusi hasil laut ke berbagai daerah di Indonesia, sehingga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Program desa nelayan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar Indonesia. (DKI1)