Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.
Prestasi tersebut ditandai dengan diraihnya penghargaan
Creative Financing (Pembiayaan Kreatif) terbaik dari Kementerian Dalam Negeri pada 25 April 2026 di Palembang.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemprov Sumut dalam mengembangkan inovasi pengelolaan keuangan, optimalisasi pendapatan daerah, serta penerapan pembiayaan pembangunan non-konvensional.
Selain itu,
Pemprov Sumut juga menerima reward sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, inovasi, dan kemandirian daerah.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut, Timur Tumanggor mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Tidak hanya penghargaan,
Pemprov Sumut juga menerima uang senilai Rp3 miliar sebagai reward atas kreativitas, inovasi, dan kemandirian. Penilaian kreatif ini karena
Pemprov Sumut telah melakukan digitalisasi terhadap pengelolaan keuangan daerah," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu.
Dalam upaya mendorong efisiensi dan transparansi, BKAD Sumut mengembangkan Sistem Informasi Aplikasi Keuangan Daerah yang terintegrasi secara daring.
Melalui sistem ini, pemerintah kabupaten/kota dapat menyampaikan berbagai laporan keuangan tanpa harus datang langsung ke kantor BKAD.
Menurut Timur, proses pelaporan seperti pertanggungjawaban APBD, eksaminasi rencana APBD, hingga laporan pertanggungjawaban kepala daerah kini dapat dilakukan secara online.
"Semuanya sudah bisa dilakukan cukup dengan mengklik aplikasi tersebut dan tahun ini sudah kita praktikkan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya," katanya.