Kalteng (buseronline.com) - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menjalin kerja sama dengan Australia untuk memperkuat sistem irigasi di lahan rawa, khususnya di Kalimantan Tengah (Kalteng). Dilansir dari laman Kementan, upaya ini dilakukan guna meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan tenaga ahli
Australia ke kawasan cetak sawah Dadahup dan Anjir, yang menjadi fokus pemerintah dalam pengembangan lahan rawa produktif.
Penasihat Pertanian Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia, Andrew O'Sullivan mengatakan kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perhatian Menteri Pertanian terhadap pengelolaan air di wilayah rawa.
"Kami melihat ketertarikan besar dari Menteri Amran dalam memperdalam pengelolaan air, khususnya di Kalimantan. Karena itu, kami membawa para ahli untuk melihat langsung kondisi di lapangan," ujarnya, Kamis.
Dalam kunjungan tersebut, dua ahli Australia, George Warne dan Emily Davies, melakukan peninjauan sekaligus berdiskusi dengan para pemangku kepentingan setempat.
Keduanya mengapresiasi capaian Indonesia dalam pengelolaan air di lahan rawa. Namun, mereka menilai masih terdapat ruang perbaikan, terutama dalam meningkatkan efisiensi serta adaptasi sistem irigasi.
"Banyak yang sudah berjalan baik, tetapi ada beberapa aspek yang bisa diperkuat. Perbaikan ini akan berdampak pada peningkatan produktivitas," ujarnya.
Sementara itu, Sesditjen Lahan dan Irigasi
Kementan, Dhani Gartina, menyebut kerja sama ini penting untuk memperkaya rekomendasi teknis pengelolaan irigasi.