Magelang (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kompleks gudang Perum Bulog di Danurejo, Kabupaten Magelang, usai memberikan pengarahan kepada Ketua DPRD se-Indonesia.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi cadangan pangan nasional, khususnya beras, di wilayah daerah.
Sekretaris Kabinet RI, Teddy Indra Wijaya, mengatakan kunjungan itu dilakukan secara spontan. Presiden, kata dia, ingin melihat langsung kondisi gudang Bulog setelah menghadiri agenda nasional.
"Bapak Presiden tadi mendadak menanyakan ingin melihat gudang Bulog di Magelang atau di Yogyakarta sekembalinya dari acara pimpinan DPRD," ujar Teddy.
Ia menambahkan, Presiden ingin memastikan bahwa cadangan pangan nasional berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat.
Kompleks Gudang Bulog Danurejo memiliki dua unit bangunan dengan kapasitas total mencapai 7.000 ton. Saat ini, gudang tersebut dalam kondisi terisi penuh, menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota dan Kabupaten Magelang.
Dalam sidak tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kualitas beras, selain memastikan ketersediaannya. Ia meminta agar distribusi dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Bapak Presiden juga menekankan bahwa selain ketersediaan, kualitas beras harus terus dijaga, serta distribusinya harus tepat waktu dan tepat sasaran," kata Teddy.
Sidak ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan negara hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.
Di tengah krisis energi dan pangan global yang dipicu konflik di Timur Tengah, pemerintah menegaskan bahwa Indonesia tetap dalam kondisi aman dan stabil, baik dari sisi ketersediaan maupun harga bahan pokok.
Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di seluruh wilayah Indonesia. (DKI1)