Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Mentan Amran Dukung Pengembangan Pertanian Usulan Daerah, dari Cetak Sawah hingga Kakao

Dirgahayu Ginting - Senin, 16 Maret 2026 11:00 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2026/03/IMG-20260315-WA0016.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berfoto bersama sejumlah kepala daerah usai audiensi terkait pengembangan sektor pertanian di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta. (Dok/Kementerian Pertanian)

Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menanggapi usulan sejumlah pemerintah daerah dengan memberikan dukungan pengembangan pertanian, mulai dari program cetak sawah hingga penguatan komoditas perkebunan seperti kakao.

Dukungan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menerima audiensi sejumlah kepala daerah, di antaranya Gubernur Papua Barat, Bupati Jayawijaya, Bupati Banggai Kepulauan, Bupati Deliserdang, Bupati Lahat, Bupati Simalungun, Wakil Bupati Majene, serta Bupati Samosir.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menjelaskan bahwa pada 2026 provinsinya menerima bantuan program cetak sawah seluas 3.369 hektare di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Bintuni.

Selain itu, Gubernur Dominggus mengusulkan pengembangan padi ladang untuk masyarakat lokal di Manokwari dan Teluk Wondama serta pengembangan kakao yang memiliki kualitas premium dan telah menembus pasar internasional, termasuk Prancis, Belanda, dan Belgia.

Menanggapi hal tersebut, dilansir dari laman Kementerian Pertanian, Mentan Amran menyetujui dukungan pengembangan padi ladang seluas 3.000 hektare dan kakao seluas 1.000 hektare guna memperkuat produksi komoditas perkebunan di wilayah Papua Barat.

Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan bahwa kabupatennya telah menerima dukungan pengembangan kopi dan kakao dari Kementerian Pertanian. Saat ini, bantuan mencakup kopi seluas 1.900 hektare dan kakao 500 hektare, yang dinilai sangat membantu meningkatkan produksi lokal.

Ia menambahkan bahwa Kabupaten Samosir masih memiliki potensi pengembangan lahan sekitar 5.000 hektare, terutama di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan. Mentan Amran menyambut baik potensi tersebut dan mengarahkan agar pengembangan lahan dapat ditindaklanjuti oleh jajaran eselon I Kementerian Pertanian.

Melalui pertemuan ini, Mentan Amran menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk terus memberikan dukungan nyata kepada pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, dan meningkatkan kesejahteraan petani.

“Program dukungan ini bukan hanya soal luas lahan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menguatkan produksi pertanian yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Mentan Amran.

Pertemuan ini menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ekonomi lokal dan nasional. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar

Ekonomi

Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi

Ekonomi

Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994

Ekonomi

Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi

Ekonomi

Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah