Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Rektor Perbanas Institute: Ekspor Beras 2.280 Ton ke Arab Saudi Tunjukkan Swasembada Berkelanjutan

Dirgahayu Ginting - Senin, 09 Maret 2026 09:00 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) bersama Rektor Perbanas Institute Prof Hermanto Siregar, sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan berfoto di depan tumpukan beras saat pelepasan ekspor beras perdana Indonesia sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi di

Jakarta (buseronline.com) - Rektor Perbanas Institute, Hermanto Siregar, memuji langkah pemerintah Indonesia yang melakukan ekspor beras perdana sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa produksi beras nasional telah mencapai tingkat swasembada yang berkelanjutan.

Hermanto menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor beras ini tidak terlepas dari lonjakan produksi dalam negeri yang signifikan sepanjang periode 2025 hingga 2026.

Bahkan, ia menyebutkan bahwa surplus beras tahun ini mencapai sekitar 17 juta ton, yang disebut sebagai capaian terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

“Produksinya luar biasa bagus. Swasembada tahun ini merupakan yang terkuat sepanjang sejarah, dan stok beras pemerintah telah mencapai 4,2 juta ton,” ujar Hermanto, Kamis.

Menurutnya, dengan produksi yang tinggi serta cadangan beras pemerintah yang kuat, Indonesia tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan nasional, tetapi juga mulai memperkuat posisi di pasar global melalui kegiatan ekspor.

Meski demikian, dilansir dari laman Kementan, Hermanto menegaskan bahwa keberhasilan swasembada beras dan ekspor tersebut harus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan produksi tidak boleh berhenti pada angka statistik semata, melainkan harus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi para petani.

“Ini yang kita tunggu, sehingga ke depan apa yang dilakukan petani benar-benar bisa kembali ke petani. Harus ada dampak nyata terhadap pemasukan dalam negeri dan kesejahteraan para petani,” tegasnya.

Ia berharap momentum ekspor beras tersebut dapat terus dijaga melalui kebijakan yang konsisten, penguatan sistem distribusi, serta tata kelola cadangan pangan yang baik.

Dengan demikian, swasembada beras Indonesia tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Harus dijaga agar swasembada tetap berkelanjutan,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, pengamat pertanian dari IPB University, Prima Gandhi, turut mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang mencatatkan ekspor beras perdana tahun 2026 sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi.

Menurutnya, capaian ini menjadi catatan penting dalam perjalanan menuju swasembada pangan nasional sekaligus menandai keberlanjutan program peningkatan produksi pertanian yang dijalankan pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ekspor ini adalah bukti nyata bahwa swasembada beras Indonesia tidak bersifat sementara, tetapi terus berjalan secara berkelanjutan dan produktif,” ujarnya.

Prima menilai bahwa ekspor beras memiliki nilai strategis yang tinggi bagi ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga keseimbangan perdagangan. Ia menambahkan bahwa Indonesia kini menunjukkan kemajuan signifikan dalam produksi serta manajemen cadangan beras.

“Lompatan produksi kita sangat jauh di atas rata-rata. Kalau stok dan pasokan dalam negeri terjaga, maka ekspor menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran Indonesia di pasar global,” jelasnya.

Dengan capaian tersebut, pemerintah diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi dan stok pangan nasional sekaligus membuka peluang pasar baru bagi komoditas pertanian Indonesia di tingkat internasional. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja

Ekonomi

Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Beroperasi Juli 2026

Ekonomi

150 Siswa Jabar Jalani Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak

Ekonomi

Pemprov Jabar Pastikan Siswa Kurang Mampu Tetap Bisa Sekolah pada SPMB 2026

Ekonomi

Polda Sumsel dan Divhumas Polri Perkuat Mitigasi El Nino Hadapi Ancaman Karhutla

Ekonomi

41 Apoteker Baru Perkuat Layanan Kesehatan di Garut