Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pemkab Rembang Gunakan Drone untuk Penyemprotan Pestisida, Dorong Efisiensi Pertanian

Dirgahayu Ginting - Selasa, 24 Februari 2026 09:06 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto bersama jajaran menunjukkan drone pertanian yang akan digunakan untuk penyemprotan pestisida dan pemupukan di Rembang, Kamis (19/2/2026). (Dok/Jatengprov)

Rembang (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Rembang (Pemkab) Rembang mengoptimalkan penggunaan drone pertanian untuk mendukung penyemprotan pestisida, pemupukan, hingga perawatan tanaman. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang (Dintanpan), Agus Iwan Haswanto, mengatakan drone pertanian menjadi alat baru yang dihadirkan untuk membantu petani dalam mengelola lahan secara lebih efektif dan modern.

“Drone ini salah satu alat baru, untuk pemupukan bisa, untuk pestisida bisa, untuk perawatan tanaman juga bisa,” ujarnya saat dihubungi, Kamis.

Agus menjelaskan, saat ini pihaknya telah memiliki tujuh unit drone pertanian yang siap dioperasikan. Armada tersebut akan melayani wilayah barat, tengah, hingga timur Kabupaten Rembang agar jangkauan layanan merata.

“Kita sudah punya tujuh unit. Nanti segera dioptimalkan untuk melayani area wilayah barat, timur, maupun tengah,” imbuhnya.

Ia berharap kehadiran drone dapat membantu petani menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan hasil produksi. Dari sisi efektivitas waktu, dilansir dari laman Jatengprov, penggunaan drone dinilai jauh lebih cepat dibandingkan metode penyemprotan manual.

“Kalau manual tentu lebih lama, dengan drone lebih cepat. Hama yang ada di bawah tanaman juga bisa terjangkau, karena ada hembusan angin dari baling-baling sehingga cairan bisa menyebar merata,” jelasnya.

Menurut Agus, teknologi tersebut juga dirancang aman bagi tanaman. Kekuatan semprotan dan ketinggian terbang dapat disesuaikan dengan umur serta kondisi tanaman, sehingga tidak merusak batang maupun perakaran.

Sementara itu, manajemen Unit Jasa Pelayanan Alsintan Kabupaten Rembang (UPJA) Alsintan, Suheriyanto Andri Wahyudi, menuturkan drone pertanian mulai digunakan di Dintanpan sejak 2025. Sebelum dioperasikan, para calon pilot drone diwajibkan mengikuti pelatihan khusus dan dinyatakan lulus terlebih dahulu.

Ia menyebutkan, tarif sewa drone saat ini sebesar Rp200 ribu per hektare. Namun, terdapat tambahan biaya bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi, karena pengangkutan drone dan perlengkapannya menggunakan kendaraan roda tiga.

Dari tujuh unit yang dimiliki, empat di antaranya merupakan drone merek Ferto yang diterima melalui program Petani Milenial. Drone tersebut memiliki kapasitas tangki 17 liter untuk cairan pestisida dan mampu membawa pupuk hingga 10 kilogram untuk kebutuhan pemupukan.

“Permintaan layanan drone cukup tinggi, terutama bagi petani yang mengelola lahan lebih dari satu hektare. Penyemprotan menggunakan drone sangat membantu, khususnya pada fase padi bunting tua,” tuturnya.

Pada Februari ini, mayoritas tanaman padi musim tanam pertama (MT-1) di wilayah Rembang mulai memasuki fase keluar malai. Karena itu, penyemprotan difokuskan pada pemberian nutrisi seperti MKP dan KCL cair, serta fungisida dan pestisida untuk mengendalikan hama belalang dan ulat.

Pemkab Rembang berharap pemanfaatan teknologi pertanian modern ini dapat mendorong produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi

Ekonomi

Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah

Ekonomi

Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin

Ekonomi

Maroko Gilas Kanada 3-0, Singa Atlas Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Ekonomi

APBN Jawa Tengah Tetap Terjaga, Menkeu Purbaya Tinjau Program Prioritas Pemerintah di Semarang