Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa perundingan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat telah menghasilkan kesepahaman yang saling menguntungkan serta dilandasi prinsip saling menghormati kepentingan masing-masing negara.Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada awak media seusai melaksanakan kunjungan negara ke Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu.“Kita bahas masalah perdagangan di antara dua negara. Perundingan sudah cukup lama, artinya ketemu saling menguntungkan, saling menghormati. Saya kira ini bagus,” ujar Presiden Prabowo.Presiden mengakui bahwa proses negosiasi tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat berlangsung cukup panjang dan dinamis. Namun demikian, hasil yang dicapai dinilainya positif dan memberikan manfaat strategis bagi kepentingan nasional Indonesia.Terkait dinamika terbaru setelah adanya putusan Supreme Court Amerika Serikat mengenai kebijakan tarif perdagangan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah Indonesia menghormati sepenuhnya proses politik dan hukum yang berlaku di dalam negeri Amerika Serikat.“Kita siap menghadapi semua kemungkinan. Kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, dan kita lihat bagaimana perkembangannya ke depan,” tegas Presiden Prabowo.Menanggapi penerapan kebijakan tarif sementara sebesar 10 persen oleh Amerika Serikat, Presiden Prabowo menilai kebijakan tersebut masih memberikan keuntungan bagi Indonesia dan tidak mengurangi optimisme pemerintah dalam memperkuat hubungan dagang kedua negara.“Saya kira tetap menguntungkan. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” ucapnya.Selain membahas isu perdagangan, Presiden Prabowo juga mengungkapkan hasil pertemuannya dengan sejumlah pemimpin perusahaan dan investor global selama kunjungan ke Amerika Serikat. Menurutnya, para pelaku usaha menunjukkan minat dan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap Indonesia.“Mereka menyampaikan sangat tertarik dengan Indonesia. Mereka confident, mereka melihat iklim investasi kita terus membaik, dan mereka positif terhadap ekonomi kita,” ungkap Presiden Prabowo.Pemerintah Indonesia, lanjut Presiden, akan terus mengedepankan diplomasi ekonomi yang aktif dan berimbang, serta memastikan setiap langkah negosiasi perdagangan dilakukan dengan mengutamakan kepentingan nasional, menjaga stabilitas ekonomi, dan memperkuat prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang. (DKI1)
Editor
: Dirgahayu Ginting