Aceh (buseronline.com) - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melakukan survei pembangunan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV di wilayah hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Kegiatan ini berlangsung pada 10–14 Februari 2026 di Desa Pasih Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan.Survei tersebut dilaksanakan bersama tim Balai Besar TNGL sebagai bagian dari sinergi dan koordinasi untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tetap sesuai peraturan perundang-undangan dan prinsip pelestarian lingkungan hidup.Dalam kegiatan ini, PLN UIP SBU diwakili Officer Perizinan, Johan Martsa Gersang dan Bagus Purba. Turut hadir Kepala Badan Pengelolaan TNGL, Kamarud Zaman, serta Kepala Seksi Pengelolaan TNGL, Afan.Kegiatan survei bertujuan untuk memverifikasi rencana lokasi tapak tower SUTT 150 kV, memastikan posisi tapak tidak memasuki Zona Rehabilitasi Hutan, serta mengidentifikasi kondisi vegetasi dan habitat satwa di jalur yang direncanakan.Peninjauan ini juga memastikan tinggi konstruksi dan luasan area terdampak dirancang optimal guna meminimalkan penebangan pohon serta potensi gangguan terhadap ekosistem hutan.Kepala Badan Pengelolaan TNGL, Kamarud Zaman, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tetap mengedepankan konservasi.“Balai Besar TNGL siap mendukung pembangunan transmisi guna percepatan realisasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) dengan tetap mengutamakan prinsip konservasi dan keberlanjutan kawasan,” ujarnya.Sementara itu, General Manager PLN UIP SBU, Dewanto, menegaskan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan ramah lingkungan.“PLN siap mendukung seluruh proses survei dan perizinan sesuai ketentuan. Kami berkomitmen memastikan pembangunan jaringan transmisi tetap memperhatikan pelestarian vegetasi dan habitat satwa di Taman Nasional Gunung Leuser,” kata Dewanto.Kolaborasi ini menunjukkan komitmen PLN UIP SBU dan Balai Besar TNGL untuk menghadirkan keandalan sistem kelistrikan sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan konservasi, sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting