Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menghadiri seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 yang digelar di Gedung BEI, Jakarta, Jumat. Kegiatan tersebut menandai dimulainya aktivitas pasar modal nasional di awal tahun 2026.Seremoni pembukaan perdagangan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan pemangku kepentingan sektor keuangan, di antaranya Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman.Kehadiran para pimpinan lembaga negara tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan mendorong penguatan sektor pasar modal sebagai salah satu pilar penting perekonomian nasional.Melalui unggahan di akun Instagram resminya @menkeuri, dilansir dari laman Kemenkeu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan harapan dan optimisme terhadap kinerja pasar modal Indonesia sepanjang tahun 2026. Ia menilai pasar modal memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Menkeu juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, otoritas keuangan, pelaku pasar, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan pasar modal yang sehat, inklusif, dan berdaya saing global.“Dengan sinergi seluruh stakeholder, pasar modal diharapkan tumbuh semakin kuat dan berdaya saing,” ujar Menkeu Purbaya.Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2026 menjadi momentum awal untuk memperkuat optimisme pelaku pasar sekaligus menegaskan peran strategis pasar modal dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting