Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Ahmad Luthfi: Kolaborasi Banyak Pihak Jadi Kunci Pembangunan Jawa Tengah

Dirgahayu Ginting - Jumat, 12 Desember 2025 09:24 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menjadi narasumber dalam Berita Satu Regional Forum 2025 yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (10/12/2025). (Dok/Humas Jateng)
Jakarta (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pembangunan di provinsi ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Pendekatan pemerintahan kolaboratif (collaborative government) menjadi kunci dalam mendorong kemajuan Jawa Tengah.Hal tersebut disampaikan Gubernur Luthfi saat menjadi narasumber pada acara Berita Satu Regional Forum 2025, yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu.“Kolaborasi dilakukan dengan mengintegrasikan program antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Tidak cukup itu, kolaborasi juga harus melibatkan instansi terkait, seluruh potensi masyarakat, perguruan tinggi, serta sektor swasta,” ujar Ahmad Luthfi.Pemprov Jawa Tengah saat ini telah menjalin kerja sama dengan puluhan rektor perguruan tinggi di wilayahnya. Kerja sama dengan universitas dari luar Jawa Tengah juga telah dilakukan dan akan terus dikembangkan, demi memperkuat sinergi pembangunan.“Kita gandeng beberapa kampus dan seluruh potensi masyarakat. Collaborative government ini adalah cara bersama-sama membangun Jawa Tengah,” terang Luthfi.Selain itu, Luthfi menekankan bahwa pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan APBD. Kontribusi dari sektor investasi menjadi salah satu pendorong utama. Realisasi investasi Jawa Tengah hingga triwulan III 2025 mencapai Rp66,13 T.Gubernur Luthfi juga mendorong pengembangan konsep aglomerasi antarwilayah. Artinya, daerah-daerah di setiap eks-karesidenan di Jawa Tengah perlu bekerja sama dengan wilayah sekitarnya dalam sektor ekonomi, pariwisata, dan bidang lainnya.“Di Jawa Tengah terdapat enam eks-karesidenan. Kami dorong adanya aglomerasi untuk menumbuhkan ekonomi baru,” jelasnya.Kolaborasi pembangunan juga diperluas hingga antarprovinsi. Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, Maluku Utara, Jawa Timur, dan lain-lain. Kerja sama ini mencakup investasi, UMKM, ketahanan pangan, dan pengelolaan BUMD.Pendekatan kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat ketahanan daerah secara menyeluruh. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Brasil Bantai India 4-0, Estevao dan Samuel Lino Bersinar

Ekonomi

Luis de la Fuente Sebut Lamine Yamal Calon Legenda Sepak Bola

Ekonomi

Inggris Hancurkan Kroasia 7-0, Kane dan Saka Borong Gol

Ekonomi

PSMS Medan Hantam Persikad 4-0, Puncaki Klasemen Liga 2

Ekonomi

Bupati Taput Ikuti Langsung Tapanuli Utara Fun Run 2026 hingga Garis Finis

Ekonomi

Pemkab Taput Buka Pemilihan Putra Putri Bonapasogit 2026