Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pemdaprov Jabar Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2026 Tembus 5,5–6 Persen

Dirgahayu Ginting - Kamis, 11 Desember 2025 11:14 WIB
Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memberikan sambutan pada BIG Conference 2025 di Bandung yang mengangkat tema percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, Senin (8/12/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat optimistis target pertumbuhan ekonomi 2026 dapat mencapai 5,5 hingga 6 persen. Keyakinan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, dalam gelaran Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference bertema Optimalisasi Sektor Prioritas untuk Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Jabar, Senin.Herman menyebut, saat ini laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Jawa Barat telah berada di atas rata-rata nasional, yang berada di angka 5,2 persen. Ia menilai tren positif tersebut akan semakin menguat pada 2026 seiring masifnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya investasi di wilayah Jawa Barat.“Saat ini LPE kita di atas rata-rata nasional sebesar 5,2 persen. Tahun depan kita optimis bisa mencapai 5,5 hingga 6 persen,” ujar Herman.Menurut Herman, pembangunan infrastruktur yang tengah dipercepat diyakini akan mulai memberikan dampak signifikan pada 2026. Pembangunan tersebut akan mendorong peningkatan kapasitas produksi industri, penyerapan tenaga kerja, hingga perluasan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.“Dengan catatan soliditas di semua komponen serta strong leadership. Itu sudah tercermin dari Pak Gubernur KDM dengan kepemimpinannya yang kuat dalam mengakselerasi pembangunan di Jabar,” tambahnya.Herman juga menuturkan bahwa hingga saat ini realisasi pendapatan daerah telah mencapai 85 hingga 90 persen dan diperkirakan akan tembus lebih dari 95 persen pada akhir 2025. Belanja daerah pun menunjukkan progres serupa.“Surplus perdagangan luar negeri Jabar juga masih bagus, dilihat dari masih tingginya nilai ekspor kita,” katanya.Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat nilai ekspor Jabar pada Oktober 2025 mencapai USD 3,36 M, naik 2,69 persen dibanding September 2025. Secara kumulatif, nilai ekspor Januari–Oktober 2025 meningkat 2,31 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.Ekspor Jawa Barat masih didominasi sektor industri sebesar 98,69 persen, disusul migas 0,72 persen dan pertanian 0,58 persen.Adapun komoditas ekspor terbesar terdiri atas:Kendaraan dan bagiannya — USD 7,04 MMesin dan perlengkapan elektrik — USD 5,19 MMesin dan peralatan mekanis — USD 2,67 MNegara tujuan utama ekspor Jabar adalah:Amerika Serikat — USD 5,29 MFilipina — USD 2,94 MJepang — USD 2,38 MSejalan dengan ekspor, impor Jawa Barat pada Oktober 2025 juga meningkat secara month-to-month sebesar 4,13 persen, dari USD 0,92 M menjadi USD 0,96 M.Sepanjang 2025, impor Jawa Barat didominasi oleh:Bahan baku/penolong — 80,97 persenBarang modal — 10,75 persenBarang konsumsi — 8,28 persenKomoditas impor terbesar meliputi:Mesin dan perlengkapan elektrik — USD 1,36 MMesin dan peralatan mekanis — USD 0,84 MPlastik dan barang dari plastik — USD 0,76 MSementara itu, negara asal impor terbesar yaitu:Tiongkok — USD 3,35 MJepang — USD 1,20 MKorea Selatan — USD 1,15 MDengan kondisi ekspor dan impor tersebut, neraca perdagangan Jawa Barat mencatat surplus sepanjang Januari–Oktober 2025 mencapai USD 22,27 M. Surplus utama tercatat dari perdagangan dengan Amerika Serikat, Filipina, Thailand, dan Vietnam.Herman menyebutkan bahwa capaian tersebut menjadi modal kuat bagi optimisme pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada 2026.“Kita memiliki tren positif yang terus berlanjut. Dengan kolaborasi yang kuat, pembangunan yang masif, dan dukungan seluruh komponen, target LPE 5,5 hingga 6 persen akan sangat mungkin tercapai,” tutupnya. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting

Ekonomi

Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan

Ekonomi

998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung

Ekonomi

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Ekonomi

PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting

Ekonomi

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase