Semarang (buseronline.com) - Di tengah bencana banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), mahasiswa asal tiga provinsi tersebut yang sedang menempuh pendidikan di Semarang mendapatkan perhatian khusus dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Gubernur memastikan mereka tidak sendirian dan menjamin keberlangsungan pendidikan mereka selama berada di Jawa Tengah.Dalam pertemuan dengan para mahasiswa di Asrama Mahasiswa Aceh, Jalan Iwenisari, Tembalang, Semarang, Senin, Gubernur Ahmad Luthfi memberikan motivasi dan memastikan dukungan penuh pemerintah provinsi.“Saya hadir untuk adik-adik yang sekarang belajar di Provinsi Jawa Tengah. Percayalah, bencana boleh datang, tetapi semangat adik-adik tidak boleh tenggelam. Anda di sini tidak sendiri. Saya akan menjamin seluruh kegiatan belajar mengajar kalian. Jadi kamu punya bapak di sini,” ujar Luthfi.Selain dukungan moral, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan logistik dan nonlogistik kepada mahasiswa asal Aceh, Sumut, dan Sumbar. Termasuk di antaranya bantuan biaya kos selama tiga bulan serta kemudahan pembayaran kuliah.“Kita bantu (biaya) kosnya selama tiga bulan. Untuk biaya kuliah, saya sudah sampaikan kepada rektor masing-masing agar diberikan kemudahan. Pemerintah provinsi juga akan membantu semua kegiatan adik-adik mahasiswa,” tegasnya.Gubernur juga memastikan mahasiswa rantau dapat berkomunikasi dengan keluarga mereka di daerah asal. Pasalnya, banyak mahasiswa yang kesulitan menghubungi keluarganya akibat kerusakan jaringan telekomunikasi di wilayah bencana.Ia berharap seluruh mahasiswa tetap fokus belajar dan tidak terganggu oleh situasi darurat yang sedang terjadi di rumah mereka.Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS), Muhammad Haekal Halifah, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian Pemprov Jateng. Ia menyebut bantuan biaya kos, makanan beberapa hari ke depan, serta komunikasi Gubernur dengan pihak kampus membantu meringankan beban mahasiswa terdampak.Haekal menjelaskan bahwa pihaknya bersama komunitas mahasiswa Sumut dan Sumbar tengah melakukan pendataan terperinci untuk memastikan semua mahasiswa terdampak terfasilitasi.“Yang dari Aceh sudah terdata 107 mahasiswa, Sumbar sekitar 200-an, Sumut ada 100 lebih. Pendataan ini akan kami koordinasikan agar bantuan terserap dengan baik dan sesuai haknya,” jelasnya.Mahasiswa asal Sumut Naswa Salsabila dan mahasiswa asal Sumbar Ghazza Al Hafizh Hasbi juga menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Ahmad Luthfi.“Itu sangat membantu bagi mahasiswa. Prioritas kami adalah melanjutkan pendidikan. Dukungan dari Gubernur Jawa Tengah membuat semangat kami tidak hilang, dan keluarga di sana tidak perlu cemas,” ujar Ghazza.Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian bagi mahasiswa rantau yang keluarganya sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting