Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ekspor UMKM Jateng Senilai Rp10,1 M ke Pasar Global

Dirgahayu Ginting - Selasa, 02 Desember 2025 11:21 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kanan) secara simbolis melepas ekspor produk UMKM Jawa Tengah senilai Rp10,1 M yang ditujukan ke pasar global di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Sabtu (29/11/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Jawa Tengah kembali menembus pasar global. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, secara resmi melepas ekspor berbagai komoditas unggulan senilai Rp10,1 M di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu.Beragam komoditas tersebut meliputi sarang burung walet, ikan pari, keripik udang, kopi, cincau, kapulaga, serta sejumlah produk lokal lainnya. Seluruhnya merupakan hasil usaha petani dan pelaku UMKM di berbagai kabupaten/kota di Jateng.Kepala Balai Karantina Indonesia (Barantin), Sahat, menyebutkan bahwa ekspor ini merupakan buah dari pendampingan intensif terhadap para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan pelaku UMKM. Barantin tidak hanya fokus pada sertifikasi, tetapi juga membantu UMKM memenuhi standar mutu dan persyaratan ekspor negara tujuan.“Yang kita dorong adalah ekspor UMKM. Banyak komoditas yang tidak bisa dihasilkan negara tujuan tetapi sangat dibutuhkan di sana, dengan syarat tertentu,” ujarnya.Sahat menambahkan, hingga November 2025, nilai ekspor Jateng telah mencapai Rp18,2 T dengan total 24.935 sertifikasi karantina. Pada tahun sebelumnya, ekspor tercatat Rp19,5 T. Barantin menargetkan pada 2026 nilai ekspor Jateng dapat menembus Rp20 T.Dalam kesempatan itu, Gubernur Luthfi menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk terus mendorong UMKM naik kelas dan memperluas pasar hingga mancanegara. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan memiliki kapasitas besar untuk bersaing di pasar internasional.“Produk unggulan Jawa Tengah banyak sekali. Jangan berpikir ekspor itu hanya untuk perusahaan besar. UMKM kita boleh dan mampu melakukan ekspor,” tegasnya.Ia menyebut bahwa Jateng memiliki berbagai komoditas berdaya saing tinggi, mulai dari ikan cupang, bawang merah, hingga sarang burung walet dan produk-produk perikanan.Pendampingan dari Barantin, menurutnya, sangat penting untuk memastikan UMKM memahami proses ekspor dan memenuhi standar negara tujuan.Luthfi juga menyinggung faktor kondusivitas daerah sebagai penopang pertumbuhan ekspor dan investasi. Stabilitas tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang pada Triwulan III 2025 tercatat 5,37 persen (yoy), lebih tinggi dibanding capaian nasional sebesar 5,04 persen.Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Haris, yang turut hadir, menekankan perlunya menghapus persepsi keliru bahwa proses ekspor itu rumit. Menurutnya, banyak warga yang ingin mencoba ekspor namun mengurungkan niat karena merasa prosesnya sulit.“Banyak warga yang ingin ekspor tetapi takut duluan, karena merasa prosesnya ribet. Ini salah persepsi. Karantina dan Bea Cukai harus mendekat ke masyarakat,” tegas Haris.Ia berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mendapatkan pendampingan sehingga mampu memasarkan produknya hingga ke mancanegara.Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, serta pendampingan dari Barantin, ekspor produk UMKM Jawa Tengah diproyeksikan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting

Ekonomi

Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan

Ekonomi

998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung

Ekonomi

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Ekonomi

PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting

Ekonomi

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase