Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Pemprov Jateng Tuntaskan Pembangunan 10 Embung untuk Dorong Ketahanan Pangan

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 15 November 2025 11:09 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan embung di Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, yang progresnya telah mencapai sekitar 80 persen. (Dok/Diskominfo Jateng)
Brebes (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur pertanian sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.Sepanjang tahun 2025, Pemprov Jateng menargetkan penyelesaian 10 embung yang tersebar di sejumlah wilayah, terdiri dari delapan embung baru dan dua embung rehabilitasi.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan pembangunan embung tersebut menjadi prioritas untuk mengatasi persoalan kekeringan, memperkuat sistem irigasi, serta menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.“Total anggaran ada Rp118 M, terbagi dalam 24 paket pekerjaan pada tahun 2025. Di antaranya ada pembangunan delapan embung baru dan dua rehabilitasi,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).Ia menegaskan, keberadaan embung-embung baru itu diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan.Program ini juga sejalan dengan agenda Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pangan demi menjadikan Jateng sebagai lumbung pangan nasional.Henggar memaparkan kapasitas delapan embung baru yang dibangun tahun ini, yaitu:Embung Salam – 10.916,50 m³Embung Selur – 25.693,75 m³Embung Rondo Kuning – 24.292,5 m³Embung Geblok – 6.450 m³Embung Karangjati – 70.875 m³Embung Kemurang Wetan – 12.468 m³Embung Tegalwulung – 10.747 m³Embung Plosorejo – 25.145 m³“Kami pastikan seluruh proyek infrastruktur tersebut selesai di tahun 2025,” tegas Henggar.Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah Embung Kemurang Wetan di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Progres pembangunan embung ini telah mencapai 80 persen.Kepala Desa Kemurang Wetan, Dustam, menyampaikan bahwa embung tersebut menjadi solusi bagi petani, khususnya petani bawang merah, yang selama ini kesulitan mendapatkan air pada musim kemarau.“Kalau kemarau, petani bawang merah di sini kesulitan air. Masa tanam hanya bisa dua kali. Bantuan embung ini sangat membantu memenuhi kebutuhan air petani,” ujarnya.Ia menjelaskan, daya tampung embung tersebut mampu mengairi lebih dari 40 hektare sawah.“Ini nanti bisa dimanfaatkan hingga 40 hektare sawah,” jelasnya.Sukim, salah satu petani bawang di Desa Kemurang Wetan, mengaku sangat terbantu dengan pembangunan embung ini. Ia menceritakan, saat musim kemarau petani sering tidak berani menanam karena air sulit didapat dan biaya pengambilan dari sungai sangat tinggi.“Kalau kemarau sulit air. Kalau mau tanam, ambil air dari sungai dan biayanya mahal,” ungkapnya.Kini, dengan hadirnya embung baru, petani memiliki harapan baru untuk meningkatkan produktivitas.“Ya senang, jadi tidak kesulitan air lagi saat kemarau. Petani jadi semakin bersemangat untuk bertani,” tuturnya.Pembangunan embung ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemprov Jateng dalam menjaga stabilitas produksi pangan, mendorong kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting

Ekonomi

Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan

Ekonomi

998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung

Ekonomi

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Ekonomi

PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting

Ekonomi

Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase