Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Investasi Tumbuh Pesat, Pemprov Jateng Diganjar Penghargaan “Pioneer of Economic Empowerment”

Dirgahayu Ginting - Kamis, 13 November 2025 09:21 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2025/11/IMG-20251112-WA0019.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Pioneer of Economic Empowerment dalam ajang Indonesia Kita Awards 2025 di Yudhistira Grand Ballroom Patra Jasa Office Tower, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025) malam. (Dok/Humas Jateng)
Jakarta (buseronline.com) - Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dalam menggenjot investasi dan menumbuhkan ekonomi daerah menuai apresiasi. Pemprov Jateng menerima penghargaan Pioneer of Economic Empowerment atau Pelopor Pemberdayaan Ekonomi, dalam ajang Indonesia Kita Award.Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Yudhistira Grand Ballroom Patra Jasa Office Tower, Jakarta Selatan, Senin malam.“Penghargaan ini memberikan semangat bagi kami sebagai pemerintah dan seluruh stakeholder untuk meningkatkan investasi di Jawa Tengah,” ujar Luthfi seusai menerima penghargaan.Menurut Gubernur Luthfi, capaian ini membuktikan langkah Pemprov Jateng dalam memperkuat investasi dan menciptakan lapangan kerja mendapat dukungan luas, termasuk dari media massa, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, realisasi investasi di provinsi ini pada Januari-September 2025 mencapai Rp66,13 T atau 84,42 persen dari target tahunan. Terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp29,27 T dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp36,86 T, dengan serapan tenaga kerja mencapai 326.462 pekerja, terbanyak kedua se-Jawa.Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada Triwulan III (Juli-September) 2025 sebesar 5,37 persen secara Year on Year (YoY), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional yang mencapai 5,04 persen. Secara kuartal ke kuartal (Q-to-Q), ekonomi Jawa Tengah tumbuh 1,12 persen, dan secara kumulatif hingga Triwulan III 2025 mencapai 5,21 persen (C-to-C).Luthfi menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai pemerintah, swasta, hingga perguruan tinggi.“Membangun suatu daerah tidak bisa hanya mengandalkan APBD atau Pendapatan Asli Daerah (PAD), itu hanya 15 persen. Sedangkan 85 persen berasal dari investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, Jawa Tengah mengedepankan collaborative government,” katanya.Dalam upaya menjaga pertumbuhan investasi, Pemprov Jateng terus memastikan kepastian dan kenyamanan berusaha, memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, menyediakan layanan perizinan cepat, transparan, dan berbasis digital.Selain itu, ketersediaan sumber daya manusia kompeten juga terus ditingkatkan melalui pelatihan vokasi, link and match pendidikan–industri, serta program peningkatan keterampilan bagi pencari kerja.Gubernur juga mendorong pembangunan dan pengembangan kawasan industri. Saat ini terdapat tujuh kawasan industri eksisting, antara lain Kendal Industrial Park (KEK Kendal), Grand Batang City, Batang Industrial Park, Wijaya Kusuma Industrial Park, Jatengland Industrial Park, Kawasan Industri Candi, dan Bukit Semarang Baru (BSB).Beberapa kepala daerah juga diarahkan membuka kawasan industri baru untuk mendukung investasi, di antaranya di Cilacap, Kebumen, Sragen, dan Semarang.Ajang Indonesia Kita Awards digelar untuk memberikan apresiasi kepada individu maupun lembaga yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemprov Sumut Siapkan Rp50 Miliar untuk Modal UMKM Tahun 2027

Ekonomi

Bareskrim Bongkar Penipuan Email Bisnis Lintas Negara, Korban Rugi Rp5,6 Miliar

Ekonomi

Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT

Ekonomi

Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar

Ekonomi

UMKM Jawa Tengah Olah Limbah Jadi Produk Kreatif, Tembus Pasar Internasional

Ekonomi

Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2026: Duel Dua Raksasa Asia Tenggara