Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

KDM di Hari Pahlawan: Petani Adalah Pahlawan Pangan yang Patut Dihargai dengan Upah Layak

Dirgahayu Ginting - Rabu, 12 November 2025 11:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.buseronline.com/cdn/uploads/images/2025/11/IMG-20251111-WA0016.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan dalam peringatan Hari Pahlawan di Bandung, Senin (10/11/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerukan pentingnya menghargai jasa para petani sebagai pahlawan pangan yang berjasa menjaga ketahanan hidup bangsa.Hal itu disampaikan KDM, sapaan akrabnya, saat bertemu dan berinteraksi langsung dengan para petani di area persawahan di wilayah Kabupaten Bandung, Senin.Dalam suasana penuh keakraban di tengah hamparan sawah, KDM menyampaikan ucapan Selamat Hari Pahlawan kepada seluruh masyarakat Jawa Barat, sembari mengingatkan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia lahir dari pengorbanan para pahlawan yang berani mempertaruhkan jiwa dan raga demi bangsa dan negara.“Negara kita bisa merdeka karena para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga untuk membebaskan bangsa dari cengkeraman penjajah. Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu, memerdekakan rakyat dari kemiskinan, kebodohan, dan rasa takut,” ujar KDM.Menurut KDM, semangat kepahlawanan tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berjuang di medan perang, tetapi juga oleh rakyat kecil yang bekerja keras menjaga ketahanan hidup bangsa. Salah satunya, kata dia, adalah para petani yang setiap hari berjuang di sawah agar rakyat Indonesia dapat menikmati hasil pangan yang melimpah.“Petani juga pahlawan. Setiap pagi mereka bangun pukul 04.00, shalat subuh, lalu pukul 05.00 mereka sudah di sawah. Mereka bergumul dengan lumpur, dibakar panas matahari, tapi tetap bekerja agar kita semua bisa makan nasi yang pulen dan putih di meja,” tutur KDM dengan nada haru.Ia menegaskan, para petani adalah tulang punggung kedaulatan pangan Indonesia, dan sudah sepatutnya mendapat perhatian serta penghargaan yang layak dari negara dan masyarakat.Lebih lanjut, KDM menekankan bahwa cara terbaik menghargai jasa pahlawan bukan hanya dengan upacara dan penghormatan simbolik, tetapi dengan tindakan nyata yang mencerminkan nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.“Cara terbaik menghargai jasa pahlawan negara adalah dengan menjaga dan merawat negeri ini. Begitu pula dengan pahlawan pangan — para petani — yang setiap hari berjuang menyiapkan bahan makanan untuk seluruh rakyat. Hargai pahlawan pangan dengan memberi mereka upah yang layak,” tegasnya.KDM juga mengingatkan bahwa masih banyak petani yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, meskipun mereka berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.Menurutnya, pemerintah daerah dan masyarakat harus bersama-sama mencari solusi agar profesi petani dapat menjamin kehidupan yang sejahtera dan berkelanjutan.Dalam kesempatan tersebut, KDM mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum refleksi dan pembangkit semangat patriotisme. Ia menilai, semangat para pahlawan harus diterjemahkan dalam bentuk pengabdian nyata, bekerja keras, peduli sesama, dan menjaga kelestarian negeri.“Selamat Hari Pahlawan. Semoga kita semua memiliki semangat patriotisme dan kepahlawanan. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan menjaga negeri ini, merawat lingkungan, dan menghargai mereka yang berjuang tanpa pamrih untuk kehidupan kita,” pungkasnya.Melalui pernyataannya di Hari Pahlawan ini, Gubernur Dedi Mulyadi kembali menegaskan filosofi kepemimpinannya yang berpihak pada rakyat kecil. Baginya, petani adalah simbol ketulusan dan kerja keras, pahlawan sejati yang setiap hari memastikan rakyat Indonesia tetap bisa makan dari hasil bumi sendiri. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemprov Sumut Dorong Budaya Menabung Sejak Dini bagi Generasi Muda

Ekonomi

Kemenkes Bangun Rumah Sakit Lapangan di Ruteng, Siapkan 100 Tempat Tidur untuk Korban Gempa

Ekonomi

Mentan Amran Pastikan Stok Beras Pengungsi Gempa NTT Aman hingga Satu Tahun

Ekonomi

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Ikut Seleksi Jadi PPPK Penuh Waktu Mulai 2027

Ekonomi

Kemenkes Gandeng Jerman dan Bayer Perkuat Pasokan Suplemen Ibu Hamil

Ekonomi

KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar