Deprecated: preg_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u522261782/domains/buseronline.com/public_html/amp/fungsi.php on line 192

Wali Kota Bandung: Event Berdampak Positif pada Ekonomi, Hunian Hotel Naik dan Belanja Ramai di Sektor Informal

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 25 Oktober 2025 12:23 WIB
Peserta mengenakan kostum bertema budaya lokal saat memeriahkan Asia Africa Festival 2025 di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (22/10/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Geliat ekonomi Kota Bandung menunjukkan peningkatan signifikan sejak Juli 2025, terutama di sektor pariwisata dan perhotelan. Lonjakan tersebut didorong oleh sejumlah kegiatan besar yang digelar di Kota Bandung sepanjang pertengahan tahun.Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, tingkat okupansi hotel meningkat tajam seiring dengan padatnya agenda event seperti Asia Africa Festival dan Pasar Seni ITB.“Sejak Juli sampai sekarang, tingkat hunian hotel di Bandung luar biasa tinggi. Saat ada acara besar kemarin, hotel berbintang bisa mencapai 90 persen okupansi,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu.Sementara itu, hotel kelas melati mencatatkan okupansi sekitar 40 persen. Dalam kurun tiga minggu terakhir, perputaran uang dari sektor pariwisata dan perhotelan ini diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.Menurut Farhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan agar roda ekonomi tetap berputar.“Kita terus genjot penyelenggaraan event karena Bandung ini kota ekonomi retail. Menurut data BPS, kuncinya memang harus ada event,” ucapnya.Namun demikian, Farhan mengingatkan adanya potensi perlambatan ekonomi menjelang akhir tahun, terutama setelah masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).“Setelah musim libur Nataru selesai, biasanya ekonomi akan melambat. Masyarakat mulai menahan belanja untuk persiapan Lebaran yang diperkirakan jatuh di Februari atau Maret,” ungkapnya.Farhan juga menyoroti fenomena bahwa meskipun jumlah wisatawan meningkat, nilai transaksi per orang justru menurun.“Yang datang banyak, tapi belanjanya tidak sebanyak yang kita harapkan. Kebanyakan belanja di sektor informal,” katanya.Ia menambahkan, pola konsumsi masyarakat selama bulan puasa dan Lebaran tahun sebelumnya juga tidak menunjukkan peningkatan yang berarti.“Tahun lalu, saat puasa dan Lebaran, konsumsi malah tidak terlalu naik,” ucapnya.Selain itu, pasca-Lebaran, banyak keluarga mengalihkan fokus pengeluaran ke sektor pendidikan karena memasuki masa penerimaan siswa baru.Untuk menjaga stabilitas ekonomi kota, Pemkot Bandung akan terus memperbanyak kegiatan ekonomi kreatif sekaligus memperbaiki infrastruktur penunjang, termasuk persoalan kemacetan.“Kita lagi serius menangani masalah kemacetan. Salah satu langkahnya adalah kerja sama dengan Dinas Perhubungan Jawa Barat untuk menghadirkan angkot feeder. Ini bagian dari upaya memperbaiki sistem transportasi kota agar warga dan wisatawan makin nyaman,” kata Farhan.Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa menyampaikan, hingga triwulan III tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Bandung telah mencapai 6,5 juta orang, meningkat signifikan dibanding semester I yang mencatat 3,53 juta kunjungan.“Perkembangan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung cukup menggembirakan. Laporan terakhir di triwulan III sudah menembus sekitar 6,3 hingga 6,5 juta kunjungan,” ujar Adi.Peningkatan ini diharapkan mampu mendorong tercapainya target tahunan kunjungan wisatawan sebesar 8,7 juta orang pada tahun 2025.Dengan momentum tersebut, Pemkot Bandung optimistis sektor pariwisata dan kegiatan ekonomi kreatif akan terus menjadi penggerak utama ekonomi kota menuju akhir tahun. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Pemkab Taput Lakukan Monitoring Harga Pupuk Bersubsidi ke Pasar Tarutung

Ekonomi

Pemprov Sumut Perkuat Program Keluarga dan KB Dukung Indonesia Emas 2045

Ekonomi

Peran Desa Diperkuat, Pemerintah Genjot Eliminasi TB

Ekonomi

Darurat TB di Indonesia, Pemerintah Percepat Eliminasi Nasional

Ekonomi

Nawal Arafah Yasin Ajak Santri Jadi Penggerak Literasi Pesantren

Ekonomi

Nawal Yasin Tulis Pesan Inspiratif pada Halalbihalal IGPAUD Muslimat NU Kaliwungu